Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MENYAMBUT RAMADAN 2014

Ratusan Wisatawan Berebut Gunungan Hasil Bumi di Owabong

Ratusan Wisatawan Berebut Gunungan Hasil Bumi di Owabong Purbalingga, Minggu 22 Juni 2014 dalam acara Resik Sumber.

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo

Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA -  Ratusan wisatawan berebut gunungan yang berisi berbagai macam hasil bumi di Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong). Selain itu, dua buah nasi tumpeng juga menjadi santapan bersama. Prosesi tradisi Resik Sumber  dan Ruwat Bumi menjadi hiburan para wisatawan yang tengah menikmati Owabong, Minggu (22/6) di Purbalingga.

Prosesi Resik Sumber dan Ruwat Bumi Owabong dimulai dari balai Desa Bojongsari. Dengan berjalan sekitar dua kilometer, peserta prosesi disambut meriah oleh warga sekitar dan juga pengunjung Owabong. Barisan terdepan terdiri dari cucuk lampah, kemudian marawis, punggawa, tujuh orang putri sumber, pasukan berkuda, kereta kencana, pasukan gunungan, punggawa dan pengawal.

Pada karnaval itu juga dimeriahkan pamong desa Bojongsari dan Karangbanjar, siswa-siswi SDN 1 dan 2 Bojongsari, SMKN 1 Bojongsari, MTS Yappi Bojongsari, thek-thek Pampari, Pokdarwis Bojongsari, pramuka Saka Pariwisata, karang taruna, paguyuban ebeg Bojongsari dan drum band SMPN 1 Bojongsari.

Iring-iringan itu berakhir di sebuah sumber di bawah pohon beringin yang berada di Owabong. Usai iring-iringan, gunungan hasil bumi berupa sayuran menjadi rebutan pengunjung Owabong.

Begitu pula duah buah tumpeng dinikmati oleh pengunjung. Prosesi selanjutnya dengan dibawanya air dari tujuh mata air yang menjadi sumber air di Owabong. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved