Pemkot Semarang Bangun Kantor Kecamatan Tugu dan Mijen
Pemkot Semarang Bangun Kantor Kecamatan Tugu dan Mijen
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo
Laporan Reporter Tribun, Bakti Buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Tata kota dan Perumahan (DTKP) kota Semarang sedang membangun beberapa kantor kecamatan. Kepala DTKP Agus Riyanto katakan, beberapa kantor kecamatan di kota Semarang perlu perbaikan. Bahkan, di antaranya perlu dibangun baru.
"Tahun ini kami bangun baru di kecamatan Tugu dan Mijen. Masing-masing tempatnya baru," tuturnya di kantornya, Jumat (25/7/2014).
Ia berujar, pembangunan itu karena di kedua kantor kecamatan tersebut, masih kurang dari sisi sarana dan prasarana. Karena itulah usulan pembangunan itu diterimanya.
Selain kedua kecamatan itu, ia mengaku tidak tahu kecamatan mana lagi yang diusulkan. Yang pasti, jika kebutuhan mendesak, pihaknya siap membangun kantor kecamatan yang bersangkutan.
Sebelumnya, Camat Candisari, Sudarmadji mengatakan, pihaknya mengajukan pembangunan kantor kecamatan pada tahun depan. Menurutnya, kantor kecamatan yang ditempatinya saat ini tidak layak. "Apalagi jarak antara pelayanan dan kantor sata jauh," tututrnya.(*)
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Tata kota dan Perumahan (DTKP) kota Semarang sedang membangun beberapa kantor kecamatan. Kepala DTKP Agus Riyanto katakan, beberapa kantor kecamatan di kota Semarang perlu perbaikan. Bahkan, di antaranya perlu dibangun baru.
"Tahun ini kami bangun baru di kecamatan Tugu dan Mijen. Masing-masing tempatnya baru," tuturnya di kantornya, Jumat (25/7/2014).
Ia berujar, pembangunan itu karena di kedua kantor kecamatan tersebut, masih kurang dari sisi sarana dan prasarana. Karena itulah usulan pembangunan itu diterimanya.
Selain kedua kecamatan itu, ia mengaku tidak tahu kecamatan mana lagi yang diusulkan. Yang pasti, jika kebutuhan mendesak, pihaknya siap membangun kantor kecamatan yang bersangkutan.
Sebelumnya, Camat Candisari, Sudarmadji mengatakan, pihaknya mengajukan pembangunan kantor kecamatan pada tahun depan. Menurutnya, kantor kecamatan yang ditempatinya saat ini tidak layak. "Apalagi jarak antara pelayanan dan kantor sata jauh," tututrnya.(*)