PILPRES 2014
Paini, Warga Pati, Hadiahi Jokowi Burung Jalak Berkicau
Di tengah kerumunan awak media, seorang perempuan paruh baya berjilbab warna coklat sempat menyita perhatian. Perempuan itu bernama Paini (54).
Penulis: galih priatmojo | Editor: sigit widya
Laporan Reporter Tribun Jateng, Galih Priatmojo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi), bernostalgia dengan puluhan wartawan di Solo, Sabtu (26/7/2014). Mereka menggelar acara buka bersama di Rumah Makan Madukoro di Jalan Ahmad Yani. Jokowi tiba di lokasi pada pukul 17.30.
Mengenakan baju koko lengan panjang berwarna putih,Jokowi langsung mendapat sambutan hangat dari puluhan awak media. Jokowi pun menyalami mereka.
Momentum tersebut tak dilewatkan oleh para jurnalis untuk mengabadikan gambar sang mantan Wali Kota Solo. Ada yang menggunakan kamera, ada yang pakai handycam.
Di tengah kerumunan awak media, seorang perempuan paruh baya berjilbab warna coklat sempat menyita perhatian. Perempuan itu bernama Paini (54).
Ia datang membawa seekor burung Jalak yang ditempatkan dalam sebuah sangkar. Diserahkanlah burung beserta sangkarnya itu kepada Jokowi.
Perempuan yang tinggal di Pati tersebut mengatakan, si burung Jalak dalam sangkar punya kicauan nan unik. Setiap kali berkicau, burung Jalak milik Paini menyebut nama “Jokowi.. Jokowi… Jokowi…”
"Sebelum pemilihan presiden (pilpres) kemarin, suatu pagi, kok, burung Jalak ini berkicau “Jokowi”," aku Paini.
Ketua Bapilu Jokowi-JK Kabupaten Pati, Imam Prasojo, yang turut serta mendampingi Paini menjelaskan, burung Jalak tersebut memang sangat unik. Si empunya burung pun ingin peliharaannya itu diserahkan secara langsung kepada Jokowi, sebagai hadiah atas kemenangannya dalam pilpres 2014.
"Saya mengantarkan Bu Paini. Kicauan burung Jalak cukup unik, pertanda kemenangan untuk Jokowi. Makanya, setelah beliau (Jokowi, Red) menang, burung ini diserahkan sebagai hadiah,” papar Imam.
Jokowi , saat acara buka bersama, tampak begitu akrab dengan para awak media. Ia bahkan menyempatkan selfie dengan para kulitinta dan pewarta foto sebelum meninggalkan. (*)