Ini Bedanya Ayam Serama Dibanding Kate
Ini Bedanya Ayam Serama Dibanding Kate. Ayam Serama dadanya membusung dan kepala tegak mendekat ekor sehingga cantik.
Penulis: m alfi mahsun | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Muhamad Alfi Makhsun
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bertubuh lebih mungil daripada ayam pada umumnya, ayam serama dewasa sering disamakan dengan jenis ayam kate (bantam). Namun anggapan menyamakan ayam serama dengan ayam kate akan keliru jika dikemukakan di hadapan pencinta ayam hibrid itu. Bahkan, ukurannya pun bisa dikatakan lebih kecil dibanding ayam kate.
"Ayam serama memiliki badan yang bisa dikatakan tegak. Hal itu bisa dilihat sejak proses dari anakan sampai remaja. Ayam serama bisa dikatakan kepalanya lah yang mendekati ekor, sehingga terlihat dadanya membusung. Ayam serama berbeda dengan ayam kate yang ekornya maju ke arah kepala. Dia lebih cantik saat berpose dan pintar karena bisa dilatih," ujar Anjar Kusumo W, seorang pecinta unggas asal Banyumanik.
Anjar yang sebelumnya sempat memelihara beberapa jenis unggas, jatuh cinta dengan ayam serama sejak tahun 2001. Bersama beberapa teman di sekitarnya yang suka dengan ayam serama, Anjar mendirikan wadah pencinta serama bernama Buser atau Banyumanik Serama.
Dia dan teman-temannya sempat melewati masa kevakuman karena maraknya flu burung pada tahun itu. Lalu pada 2010, makin banyak pecinta ayam serama bermunculan dari Banyumanik, sampai menyeluruh di Kota Semarang. Sejak empat tahun yang lalu Anjar dan rekan-rekannya menggunakan nama Penggemar Ayam Serama Semarang (PASS) sebagai nama komunitas mereka.
"Pada awal mendirikan Buser bagi pencinta ayam serama di sekitar Kecamatan Banyumanik, kami kurang tahu jika pada saat itu juga ada PASS. Sama-sama vakum akibat kabar flu burung, pada 2010 ayam serama mulai marak kembali. Saya dan teman-teman bertemu dan sepakat melebur semua nama komunitas dalam PASS sebagai wadah kegiatan kami," ujar Anjar yang saat ini menjabat sebagai ketua di PASS.
Berbagai kegiatan mulai dari kumpul setiap Jumat malam yang diberi nama Seram atau serama malam, hingga mengikuti kontes ayam serama tingkat nasional dilakoni para anggota PASS.
"Setiap minggu, di Jumat malam kami berkumpul di sekretariat PASS, Jalan Kanfer Utara 2 Kelurahan Pedalangan, Banyumanik ini. Kumpul-kumpul ngobrol soal ayam serama atau merencanakan agenda kegiatan," ujar Anjar saat ditemui di sekretariat PASS. (*)