Harga BBM Naik
Apindo Jateng Dukung Pemerintah Menaikkan Harga BBM
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi mendukung langkah pemerintah menaikkan harga BBM
Penulis: dini | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi mendukung langkah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, kenaikan BBM ini harus terjadi, pasalnya anggaran pemerintah untuk subsidi sudah tidak wajar yakni mencapai Rp 400 triliun, jika diteruskan APBN akan habis untuk subsidi.
“Kalau anggaran subsidi terus naik setiap tahun, APBN bisa mati, nah bagaimana dengan dana pendidikan, kesehatan dan, pembangunan itu harus dipikirkan. Kami melihat peristiwa ini ke depannya, anggaran tersebut bisa dialihkan ke anggaran lain, misal anggaran pembangunan yang akan berdampak pada dunia usaha,” ucapnya saat dihubungi Tribun Jateng, Selasa (18/11/2014).
Frans mengungkapkan, kenaikan BBM tidak terlalu pengaruh pada dunia usaha, pasalnya sejak dua atau tiga tahun lalu, pengusaha sudah mulai mencari energy alternatif yakni batu bara, selain itu harga BBM yang digunakan industri bukan harga BBM subsidi. Pengusaha pasti akan menaikkan harga produksi namun tidak terlalu banyak, pengaruhnya pun juga sedikit.
"Kenaikan harga BBM memang akan berdampak kepada dunia usaha, tetapi presentasinya kecil. Namun di sektor transportasi, kami memperkirakan kenaikannya tidak akan mencengangkan dengan perkiraan berkisar dua persen," tambah dia.
Ketersediaan seluruh kebutuhan masyarakat, lanjut Frans, sangat dibutuhkan dengan harapan berbanding lurus dengan kenaikan harga yang dampaknya tidak terlalu signifikan.(*)