Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

SUCCESS STORY

Begini Strategi Andy Arslan Djunaid Hadapi Persaingan Global

Begini strategi Andy hadapi persaingan global agar Kospin Jasa tetap eksis dan terus berkembang

Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN- Koperasi yang dulu didirikan oleh tiga etnikk (Jawa, Arab dan Tionghoa) itu akankah berubah menjadi lembaga perbankan setelah berusia 41 tahun dan makin berkembang. Berikut penuturan Andy Arslan Djunaid sebagai Ketua Umum Kospin Jasa kepada Deni Setiawan dan Raka F Pujangga wartawan Tribun Jateng di Pekalongan.

Apa yang Anda impikan terkait koperasi ini?
Banyak yang bertanya, termasuk anggota, apakah Kospin Jasa akan berubah menjadi lembaga keuangan berbentuk perbankan. Hingga saat ini, saya pun belum memikirkan hal itu. Yang saya tegaskan, Kospin Jasa tidak perlu menjadi bank tetapi mampu membeli bank. Yang sedang saya kejar, membuat KSP yang memiliki lebih dari 3.000 anggota dan 1.250 karyawan ini menjadi koperasi yang kuat.

Sayapun belum ingin mewujudkan cita-cita awal pendiri yang menginginkan Kospin Jasa ada di setiap provinsi di Indonesia dan go internasional. Saya ingin realistis. Harus ada yang dikonsolidasikan dan diperkuat dahulu. Tidak mungkin koperasi ini mendirikan kantor di Malaysia atau negara lain menggunakan kekuatan seadanya. Silakan yang lain bergerak makin cepat. Kami akan mundur beberapa langkah demi dapat melaju kencang.

Ini bukan impian, tetapi akan saya coba wujudkan dalam lima tahun ke depan. Minimal, ada satu kantor Kospin Jasa di tingkat kecamatan sebagai akar. Saya akan mulai dari Jawa Tengah, setelah itu baru provinsi lain di sekitar. Sambil kami memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi.

Untuk mewujudkan, apa yang menjadi fokus?
Saat ini, kami fokus membangun infrastruktur. Jika pondasinya kuat, tentu kami bisa menghadapi persaingan global yang antara ruang dan waktu seakan tidak ada batasnya. Ini terus saya suarakan, baik di tingkat internal maupun eksternal, agar semua pihak paham dan percaya Kospin Jasa.

Apabila perusahaan ingin terus bertahan bahkan berkembang, saya meyakini minimal butuh empat pilar (pondasi). Yang pertama, SDM, lalu teknologi (IT), jaringan, dan loyalitas. Sebagai tambahan, manajemen keuangan yang baik. Itu kuncinya. Untuk membuat semakin mudah, kami membangun pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) yang mewadahi penguatan seluruh pilar itu.

Uang di lembaga keuangan itu ibarat es batu yang sedang dipegang. Bermain di keuangan harus cermat, cepat, dan tepat sasaran sebelum semua yang diinginkan tiba-tiba lenyap. Koperasi ini masih pada level pemantapan menjaring kepercayaan. (bersambung - bagaimana pemerintah membina koperasi)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved