Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Wanita Cantik Inggris Gabung ISIS Syuriah, Lolos dari Maut

Kisah Wanita Cantik Inggris Gabung ISIS Syuriah, Lolos dari Maut. Dia menyesal. Dia bohongi keluarga biar bisa pergi.

Editor: iswidodo

Laporan Tribun Jateng, Vania Putri

TRIBUNJATENG.COM- Tareena Shakil (25), wanita cantik asal Inggris ini nekat melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung bersama ISIS. Ia pergi membawa anak semata wayangnya yang berusia 17 bulan, Zaheem.

Awalnya Tareena meminta izin kepada kedua orangtuanya untuk berlibur ke Spanyol, namun rupanya alasan tersebut hanya untuk mengelabuhi. Niatnya pergi bergabung ke ISIS adalah alasan utama demi menjadi seorang jihadis.

Setelah tiba di sana sejak Oktober 2014 lalu, ia baru mengetahui bahwa kehidupan kaum jihadis ISIS tidaklah semenarik yang ia duga sebelumnya. Ia mengatakan kehidupan di kota Raqqa tempat ISIS berada sangatlah keras hingga dia berusaha melarikan diri dengan  melintasi perbatasan Turki. Selain itu para militan ISIS berusaha memaksa untuk menikahkan dia dengan seorang anggota ISIS berkaki satu.

"Aku benci kehidupan di sana. Aku mencoba untuk melarikan diri dalam waktu singkat. Aku tak bisa berpikir apa-apa saat itu, kehidupan disana sangat keras. Tidak ada air panas, tidak ada listrik untuk beberapa waktu, tidak ada apapun yang memberikan kenyamanan seperti di Inggris," ceritanya kepada media The Sun.

"Berkali-kali aku lolos dari maut. Ada bom di jalan di mana aku tinggal setiap malam. Rumah-rumah berguncang. Aku tidak tahu apakah aku akan hidup atau mati," lanjutnya.

Setelah mengetahui kehidupan ISIS, ia menghubungi keluarganya di Staffordshire, Inggris dan meminta maaf kepada ayahnya serta memohon untuk dijemput pulang. Namun, apa yang ia ceritakan itu  sesungguhnya justru menimbulkan potensi ia akan dikembalikan ke Suriah dan tetap dalam cengkraman kelompok teroris itu.

Saat ini ia tengah ditahan di pusat penahanan Turki. Tareena pun telah dijenguk oleh ayahnya kemarin, dalam situasi yang mengharukan, lulusan psikologi itu menangis dan berkata "Bawa aku pulang ayah, bawa aku pulang. Keluarkan aku dari sini."

Sang ayah, Mohammed (42) menceritakan bahwa putrinya adalah penggemar girlband Inggris legendaris, Spice Girls. Ia pun begitu menyukai acara reality show di TV "The Only Way Is Essex" (TOWIE) dimana pemerannya melakukan perjalanan sejauh 150 mil untuk membeli pakaian di toko yang pemiliknya adalah seorang artis. Maka dari itu, awalnya tidak ada kecurigaan apa-apa saat sang putri akan melakukan perjalanan jauh. Mungkin saja ia akan melakukan seperti apa yang terjadi di acara TV itu.

Dalam pertemuan itu, sang ayah berjanji tidak akan kembali ke Inggris tanpa putri malangnya itu.

Tareem (22), adik dari Tareena menceritakan sebelumnya keluarga tidak mempercayai bahwa ada anggota keluarganya berada di Suriah dan melarikan diri hingga ke daerah perbatasan.

"Awalnya Tareena hanya mengirim pesan bahwa ia akan pergi untuk menjalani kehidupan baru yang radikal. Ia mengatakan akan hidup di jalan Allah, dia juga berjanji akan memiliki kehidupan yang baik dengan suami yang baik. Ia ingin hidup di bawah hukum Suriah," terangnya.

"Tapi yang terjadi tidak demikian, ia kembali mengirim pesan bahwa dia mungkin tidak akan kembali. Dia juga mengatakan "Tolong aku, aku telah membuat kesalahan terbodoh. Tolong ayah, maukan datang kesini dan menjemputku? sebenarnya ayah sudah berencana akan pergi ke Suriah menjemputnya, tapi dia malah melarikan diri terlebih dahulu," lanjutnya.

Saat melarikan diri, ia mendatangi tempat yang tak berpenghuni di perbatasan Turki-Suriah dimana para penembak diyakini tidak akan melukainya. Kemudian, wanita berambut panjang itu mencoba melewati kawat berduri, sayangnya kawat itu justru melukai putra kecilnya.

Jika Tareena dikirim kembali ke Inggris, dikatakan dari sebuah sumber Kementerian Luar Negeri ia akan dipertanyakan atas kemungkinan adanya pelanggaran teror.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved