Kasus Narkoba

Waduh, Dwi Simpan Ribuan Pil Koplo Dalam Lemari

Waduuh, Dwi Simpan Ribuan Pil Koplo Dalam Lemari

Waduh, Dwi Simpan Ribuan Pil Koplo Dalam Lemari
tribunjateng/muh radlis
SIMPAN RIBUAN PIL - Waduuh, Dwi Simpan Ribuan Pil Koplo Dalam Lemari di rumahnya di Jalan Kumudasmoro, Semarang Barat, Rabu 18 Maret 2015 digerebek Polrestabes Semarang. 

Laporan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Warga Jalan Kumudasmoro, Semarang Barat, digegerkan kedatangan puluhan personel polisi dari Polrestabes Semarang, Rabu (18/3/2015) sore.

Puluhan petugas naik truk Polri, puluhan sepeda motor dan mobil ini mendatangi kawasan padat penduduk itu untuk menangkap pengedar obat terlarang jenis Trihex dan Dextro.

Di sebuah rumah milik Martono, polisi mendapati ribuan pil trihex dan dextro di dalam kamar anaknya, Dwi Riyanto. Ribuan pil ini disembunyikan di dalam lemari kamar.

Tak hanya pil koplo, polisi juga menemukan satu alat hisap sabu atau bong. Kepada Tribun Jateng, Dwi mengaku sudah dua tahun terakhir mengedarkan pil koplo jenis Trihex dan Dextro.

"Dijual eceran Rp 10 ribu, isinya 10 butir," kata Dwi. Dwi mengaku bisa meraup untung Rp 600 ribu untuk satu boks kecil pil koplo yang dijualnya.

Saat ditanya terkait alat hisap sabu (bong), Dwi terdiam dan tidak menjawab pertanyaan wartawan.
Satu orang bernama Heri (31), warga Pamularsih, yang juga ikut diamankan lantaran memiliki pil koplo, mengaku dia tidak mengedarkan pil haram itu. "Sumpah saya cuma pakai pak," kata Hery.

Dalam kondisi yang masih sempoyongan, Hery mengatakan membutuhkan pil koplo itu untuk tidur. "Setiap hari saya biasa minum 20 butir. Itu sekali minum, biar tidurnya enak," katanya. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved