Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Polrestabes Semarang Gerebek WNA

VIDEO Begini Kondisi Ruang Kerja Penipuan Via Ponsel Di Kota Semarang

VIDEO Suasana Ruang Kerja Penipuan Via Ponsel Di Kota Semarang

Penulis: muh radlis | Editor: iswidodo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Tim gabungan Polrestabes Semarang dan Polsek Gajahmungkur menggerebek 33 orang WNA di rumah Jalan Merapi nomor 18, Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (28/4/2015) malam.

Mereka diduga kuat merupakan sindikat penipuan yang menyasar korban di negara mereka masing masing. Di dalam rumah mewah yang disewa oleh para WNA ini, polisi menemukan puluhan ponsel, komputer, server, jaringan, serta ratusan lembar berkas tulisan huruf Tiongkok.

Mereka terdiri dari 19 warga Tiongkok dan 21 warga negara Taiwan. Sebelas diantaranya merupakan wanita, bahkan satu orang diantaranya diketahui sedang hamil.

Mereka bahkan tidak bisa berbahasa Inggris atau Indonesia. Mereka hanya menggunakan bahasa isyarat saat polisi menggerebek rumah yang diketahui milik seorang bernama Suhartono itu. Kesulitan dalam menginterogasi para WNA ini, polisi mendatangkan dua penerjemah.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, mengatakan, para WNA ini datang ke Indonesia menggunakan visa kunjungan. "Mereka dipekerjakan oleh sindikat penipuan yang sasarannya warga negara mereka sendiri," kata Burhanudin di lokasi.

Burhanudin mengatakan, mereka kemudian menelpon secara acak nomor calon korban yang berada di Taiwan dan Tiongkok.

"Modusnya telpon acak, sama seperti di Indonesia, ada yang terlilit utang, menjanjikan hadiah, macam macam," katanya. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara, para WNA ini sudah tinggal di rumah tersebut sejak 40 hari yang lalu.

"Kami dapat laporan warga, lalu anggota kami kerahkan untuk penyelidikan dan benar ada praktik penipuan yang dilakukan oleh para WNA ini," katanya. Mereka kemudian akan dilimpahkan ke Kantor Imigrasi Semarang untuk ditindaklanjuti. (TRIBUNJATENG/MUH RADLIS)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved