Pasar Johar Terbakar
Pedagang Pasar Johar Mengadu Kepada Gubernur Jateng
Sejumlah pedagang mengadu kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berada di Pasar Johar, Rabu (13/5/2015).
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pedagang mengadu kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berada di Pasar Johar, Rabu (13/5/2015). Pedagang itu di antaranya Manisem dan Meisha, yang mendekati Ganjar Pranowo usai acara perbincangan langsung siaran dengan Kompas TV di Jalan Agus Salim, di depan Pasar Johar.
“Pak Ganjar, izinkan kami boleh berjualan di sini sampai Lebaran,” kata Manisem kepada orang nomor 1 di Jawa Tengah tersebut. Pedagang pakaian yang barang dagangannya dan kiosnya di Pasar Johar hangus terbakar itu khawatir kehilangan pembeli bila direlokasi di tempat lain.
Senada juga diungkapkan oleh Meisha. “Sampai Lebaran saja (berjualan di sepanjang Jalan Agus Salim- Red) Pak, nanti setelah itu kami janji mau pindah,” ujar Meisha.
Ganjar pun secara cepat menimpali permintaan para pedagang. “Sebenarnya kalau berjualan di Jalan Agus Salim itu tidak diperbolehkan dan saya tidak sepakat. Tetapi kalau saya bilang Gubernurnya melarang pedagang berjualan nanti dikira arogan,” kata Ganjar.
Selanjutnya, Ganjar pun memberikan solusi kepada para pedagang yang mengerumuninya. “Begini saja, hari ini teman-teman pedagang boleh berjualan di sini (Jalan Agus Salim- Red). Tetapi yang penting mau saya atur. Artinya, kapan pun saya bilang pedagang harus pindah dari sini maka secepatnya juga kalian harus pindah. Bagaimana?,” ujar Ganjar.
Solusi yang dikemukakan oleh Ganjar Pranowo itu dapat diterima oleh pedagang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-pedagang-mengadu-kepada-gubernur-jawa-tengah_20150513_180939.jpg)