Pasar Johar Terbakar
Trijoto Masih Belum Memulai Pengerjaan Pasar Darurat
Trijoto Masih Belum Memulai Pengerjaan Pasar Darurat
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto mengaku masih memikirkan apakah pengerjaan Pasar Darurat di dekat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) akan dilakukan melalui proses lelang atau sistem penunjukan langsung.
"Kalau lewat proses lelang pastinya membutuhkan waktu lebih lama, padahal targetnya selesai sebelum Ramadan. Sedangkan kalau proses penunjukan langsung bisa lebih cepat, namun (proyek) ini dananya besar. Jadi saat ini masih tahap perencanaan, belum ada pengerjaan," kata Trijoto.
Trijoto menyatakan anggaran Pasar Darurat sebesar sekitar Rp 27 miliar. Menurutnya, pasar darurat itu nantinya berbentuk semi permanen. Trijoto mengimbau pedagang sabar dan bersedia menempati titik-titik relokasi sementara. Di antaranya di sepanjang Jalan Agus Salim, Pasar Ikan Higeinis, dan Pasar Bulu. "Kalau pedagang pindah ke ketiga tempat itu saya jamin gratis karena fasilitas tersebut milik pemerintah. Cuma kalau di tempat lain bayar," kata Trijoto.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, berharap semua pihak dilibatkan dalam penanganan Pasar Darurat di Komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Supriyadi mengajak masyarakat turut mengawasi proses pembangunan pasar darurat senilai Rp 27 miliar terrsebut. "Proyek ini memakai sistem penunjukkan langsung tanpa melalui prosedur atau mekanisme lelang. Jadi memang rawan terjadinya penyimpangan dan tindak pidana korupsi," kata Supriyadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/oknum-pedagang-johar-mengkavling-jalan-agus-salim-pakai-cat-semprot_20150512_141044.jpg)