Pasar Johar Terbakar
Pedagang Pasar Johar Boleh Berjualan di Jln Agus Salim Hingga Lebaran
Pedagang Pasar Johar Boleh Berjualan di Jln Agus Salim Hingga Lebaran
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pedagang Pasar Johar bisa sedikit bernafas lega lantaran harapannya boleh berjualan di sekitar pasar (yang terbakar) hingga Lebaran akhirnya dipenuhi oleh Pemkot Semarang.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan pedagang diperbolehkan menempati lapak-lapak sementara hingga sepekan setelah Lebaran. "Pada H+7 Lebaran kami minta semuanya untuk pindah ke pasar darurat yang saat ini sedang kami persiapkan," kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, Selasa (26/05/2015).
Hendi mengungkapkan, saat ini Pemkot masih terfokus kepada penempatan pedagang di lapak-lapak darurat. Di antaranya di lokasi parkir Pasar Kanjengan, sepanjang Jalan Agus Salim, Pasar Bulu lantai III, Pasar Ikan Higenis Rejomulyo, dan di depan Kantor Pos Johar. "Tetapi patut diingat bila ini sifatnya sementara sambil menunggu pasar darurat jadi," ungkapnya.
Hendi menambahkan bila tradisi "pasar malam" dugderan tidak akan dilaksanakan pada tahun ini. Hal itu sebagai bentuk keprihatinan atas terbakarnya Pasar Johar. Selain itu, menurut Hendi, lokasi yang biasanya dijadikan untuk "pasar malam" dugderan kini ditempati oleh para pedagang Pasar Johar. Meski demikian, Hendi menyatakan bila prosesi ritual dugderan itu akan tetap dilaksanakan. "Bagaimana masyarakat diberi informasi oleh pemerintah dan ulama bahwa sebentar lagi ramadan, Intisari itu yang akan kita lakukan bersama. Tempatnya bisa jadi di Masjid Agung, MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah), Masjid Baiturrahman, atau lainnya," ungkap Hendi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pedagang-pasar-johar-boleh-berjualan-di-jln-agus-salim-hingga-lebaran_20150526_195225.jpg)