Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Skandal Suap FIFA

Menpora: FIFA Itu Bermasalah, Indonesia Nggak Perlu Takut dengan FIFA

Menpora: FIFA Itu Bermasalah, Indonesia Nggak Perlu Takut dengan FIFA

Tayang:
Editor: iswidodo
GETTY IMAGE
Polisi menutup pakai terpal terhadap bos FIFA supaya tidak dibidik kamera di Zurich Swiss, Rabu 27 Mei 2015. Sembilan pejabat FIFA ditangkap terkait dugaan suap atau korupsi 

TRIBUNJATENG.COM- Keputusan FIFA menjadikan Rusia dan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2018 dan 2022 berbuntut panjang. Kepolisian Swiss menggeledah kantor FIFA di Zurich, Rabu (27/5). Penggeledahan dilakukan sebagai tindak lanjut proses penyidikan setelah enam pejabat FIFA ditangkap karena diduga melakukan tindakan pidana suap dan pencucian uang.

"Kepolisian Swiss pada Rabu menggeledah markas FIFA di Zurich dan telah menyita dokumen serta data-data terkait kasus yang sedang ditangani," demikian pernyataan resmi Kantor Jaksa Swiss, kemarin.

"Penggeledahan itu adalah bagian dari investigasi yang sudah berlangsung mengenai dugaan adanya pencucian uang dan suap yang melibatkan FIFA terkait pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar," lanjut pernyataan tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menilai penangkapan sejumlah pejabat FIFA sebagai cermin bahwa ada masalah juga di sana, sehingga Indonesia tidak perlu takut dengan federasi sepakbola dunia itu.

Imam menilai penangkapan pejabat FIFA tersebut mengisyaratkan bahwa federasi sepakbola dunia itu juga bermasalah, sehingga tidak ada yang perlu ditakuti.

"Publik dikejutkan dengan penangkapan elit FIFA oleh pihak keamanan di Zurich, itu artinya ada masalah yang amat besar dan sangat serius di sana," ungkap Imam, kemarin.

"Oleh karenanya, masyarakat Indonesia tidak boleh takut, tidak boleh gentar. Kalau selama ini kita mengagung-agungkan mereka, sesungguhnya ada masalah yang sangat besar," lanjut dia.

Imam juga menyinggung soal sanksi FIFA yang selama ini selalu ditakut-takuti oleh banyak pihak. Dia menyebut siap bertanggung jawab jika sanksi itu benar-benar dijatuhi kepada Indonesia.

"Kalau ada yang menakut-nakuti sanksi FIFA, Indonesia disanksi, Imam Nahrawi bertanggung jawab apapun keputusan FIFA."

Enam anggota eksekutif FIFA ditangkap pada Rabu dini hari waktu setempat. Presiden FIFA, Sepp Blatter, dikabarkan tidak termasuk yang ditangkap polisi.

Penangkapan itu atas permintaan Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang sebelumnya menyelidiki tuduhan korupsi di badan sepak bola dunia itu.

Mereka yang disebut telah ditangkap adalah Jeffrey Webb dari Kepulauan Cayman. Ia menjabat wakil presiden komite eksekutif.

Webb juga getol mendorong investigasi kasus suap pada tubuh FIFA terkait dengan penunjukan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Prestasinya di dunia sepak bola membuat Presiden FIFA Sepp Blatter menyebut Webb sebagai orang yang tepat menggantikan posisinya sebagai Presiden FIFA pada dua tahun lalu.

Lalu Eugenio Figueredo dari Uruguay, yang sampai saat ini menjabat wakil presiden eksekutif sekaligus Presiden Asosiasi Sepak Bola Amerika Selatan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved