Pasar Johar Terbakar
Lapak Dijualbelikan, Sebagian Pedagang Johar Nggak Kebagian Tempat
Lapak di jalan Agus Salim diduga Dijualbelikan, Sebagian Pedagang Johar Nggak Kebagian Tempat
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perwakilan aliansi Pedagang Pasar Johar yang tergabung dalam Persatuan Pedagang dan Jasa Kota Semarang, Mudasir, menduga ada oknum yang menjual-belikan lapak-lapak pedagang di kios darurat. Praktik jual-beli yang itu diduga terjadi di lapak darurat yang berada di sepanjang Jalan Agus Salim.
"Dijual sekitar Rp 3 juta - Rp 7 juta. Jumlahnya sekitar 100 lapak lebih. Oleh karena itu hingga saat ini masih ada ratusan pedagang yang belum memperoleh lapak," kata Mudasir saat ditemui di lobi DPRD Kota Semarang, Jumat (01/06/2015).
Mudasir mendesak pemkot melakukan investigasi dan mengungkap kasus jual-beli ilegal ini. Ia juga berharap Pemkot Semarang secara resmi dan terbuka mengumumkan sistem pembagian lapak. "Kami berharap pemkot fokus dulu menangani pedagang sebelum membahas revitalisasi Pasar Johar. Sebab saat ini masih ada 6.000-an pedagang yang stres karena barang dagangannya habis terbakar," ungkapnya.
Pedagang lainnya, Budiyanto mengungkapkan bila persoalan pembagian lapak belum selesai. Ia mencontohkan, saat ini baru 116 pedagang pertokoan mendapatkan lapak padahal jumlah totalnya ada 140 pedagang. "Jadi tidak betul kalau Pemkot mengklaim persoalan pembagian lapak telah selesai," kata Budiyanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lapak-dijualbelikan-pedagang-johar-nggak-kebagian-tempat_20150601_174224.jpg)