Sabtu, 30 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Memburu Angin di Kaligarang, Tradisi Layang-layang yang Belum Putus

Langit di atas bantaran Kaligarang Kota Semarang perlahan berubah jingga ketika suara anak-anak mulai pecah dari tepian sungai, Jumat (29/5/2026).

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/budi susanto
BERMAIN LAYANGAN - Seorang anak memainkan layang-layang di kawasan bantaran Kaligarang, Kota Semarang, Jumat (29/5/2026). Permainan sederhana ini menjadi ruang hiburan murah meriah bagi anak-anak kampung di tengah maraknya gawai digital. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Langit di atas bantaran Kaligarang Kota Semarang perlahan berubah jingga ketika suara anak-anak mulai pecah dari tepian sungai, Jumat (29/5/2026) sore.

“Heeeh... tarik... tarik!”

“Putusss... putusss!”

Baca juga: Bocah 13 Tahun Tewas Kesetrum Tiang Lampu saat Kejar Layangan Putus

Teriakan itu bersahutan di antara suara angin dan gemericik air sungai yang mengalir pelan.

Beberapa bocah tampak berdiri di pinggir jalan kecil bantaran Kaligarang sambil menengadah ke langit. 

Di tangan mereka, gulungan benang diputar cepat mengikuti arah angin yang berubah-ubah.

Satu demi satu layang-layang mulai naik.

Ada yang bergambar tokoh animasi, ada pula yang hanya berbentuk wajik sederhana dengan warna mencolok.

Meski terlihat sederhana, layang-layang itu menjadi sumber kegembiraan bagi anak-anak yang hampir setiap sore berkumpul di tepian sungai.

Sebagian duduk di bibir sungai sambil memperbaiki rangka bambu yang patah. Sebagian lain sibuk mengurai benang kusut agar bisa dimainkan kembali.

Ketika angin mulai kencang, suasana berubah riuh.

Anak-anak langsung berdiri berjajar sambil memainkan benang dengan penuh konsentrasi. Layangan mereka saling beradu di udara.

“Tarik... tarik maneh!” (Tarik tarik lagi)

Tawa pecah ketika satu layangan berhasil memutus benang lawannya.

Layang-layang yang putus lalu terbawa angin ke arah permukiman warga. Tanpa aba-aba, bocah-bocah itu langsung berlari bersama-sama mengejarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved