Kelurahan Pandean Lamper Masuk 6 Besar Jateng
Kelurahan Pandean Lamper Masuk 6 Besar Jateng
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kelurahan Pandean Lamper di Kota Semarang kembali masuk dalam daftar 6 besar nominator lomba evaluasi desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kamis(11/6) ini tim penilai lomba desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah meninjau dan melakukan evaluasi terkait sejumlah indikator guna penetapan pemenang.
Sebelumnya, Kelurahan Pandean Lamper telah melalui sejumlah seleksi mulai dari administrasi hingga saat ini penilaian akhir. Bersama 769 kelurahan se-Jawa Tengah, kelurahan Lamper Tengah melalui seleksi hingga akhirnya terpilih sebagai 6 besar kelurahan terbaik. Selain Kelurahan Lamper Tengah, 5 kelurahan lain berasal dari Kabupaten Banyumas, Kota Surakarta, Tegal, Pekalongan dan Magelang.
Ketua Tim Penilai, Raidun Manurung, SH, MHum dalam sambutannya menyampaikan sejumlah indikator penilaian yang diterapkan dalam penilaian ini. Diantaranya,indikator bidang pendidikan. Kesehatan, ekonomi masyarakat, partisipasi masyarakat, pemerintah, partisipasi lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta keamanan dan ketertiban. Selain dari para birokrat dari SKPD di jajaran Pemprov Jateng, tim penilai juga melibatkan akademisi dan insan media.
Sementara Sri Indrayati, lurah Pandean Lamper menyampaikan sejumlah potensi yang dimiliki wilayahnya. Kelurahan yang memiliki luas 98,25 hektare ini didiami 14.950 penduduk atau 4.372 KK dengan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mewujudkan visi kelurahan menjadi kelurahan yang aman, tertib, asri dan sehat.
Menurut Sri Indrayati, Kelurahan Pandean Lamper memiliki sejumlah fasilitas unggulan seperti rumah baca dan rumah buku yang menyediakan buku untuk segala usia mulai dari tingkat SD hingga pasca sarjana. Rumah baca dan rumah buku ini juga gratis untuk masyarakat umum maupun mahasiswa. Sedangkan bagi para tuna netra diberikan fasilitas perpustakaan digital Pertuni yang bisa diakses secara gratis pula. Mendukung upaya kemajuan pendidikan, warga masyarakat kelurahan Pandean Lamper juga menerapkan jam belajar malam pukul 18.30-20.30 WIB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kelurahan-pandean-lamper-masuk-6-besar-jateng_20150611_175921.jpg)