Pilwakot Semarang
Ketua KPU Kota Semarang: Calon yang Tak Lolos Tes Wajib Diganti
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan, tes psikologi itu ada beberapa tahapan.
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan, tes psikologi itu ada beberapa tahapan. Hasil dari tes tersebut kemudian akan digabungkan dengan hasil tes jasmani yang sudah dilaksanakan di RSUD Kota Semarang. "Hasil akhirnya adalah mampu atau tidak mampu (calon tersebut). Intinya kami akan melihat dari hasil yang diberikan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), kami tidak intervensi apa pun," ujar Henry.
Henry menegaskan, bila secara medis lolos atau atau tidaknya seorang bakal calon ditentukan oleh tim dokter. Hasil pemeriksaan paling lambat akan keluar pada 2 Agustus mendatang. "Jika tidak ada calon yang tidak lolos tes kesehatan, partai pengusung bisa mengantikannya," jelas Henry.
Sementara itu, di Kabupaten Semarang, dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, Mundjirin-Ngesti Nugraha (Mukti) dan Nur Jatmiko-Mas’ud Ridwan (Jatimas), mengikuti pemeriksaan kejiwaan di RSUD Ambarawa, Kamis (30/7). Sehari sebelumnya, Rabu (29/7), mereka juga menjalani pemeriksaan fisik di rumah sakit yang sama.
Anggota KPU Kabupaten Semarang, Ridho Pakina bersyukur, para pasangan calon bupati dan wakil bupati Semarang telah merampungkan tes kesehatan selama dua hari ini. "Tadi mereka sudah selesai melewati tahapan akhir tes kesehatan yakni tes fisik di RSUD Ambarawa. Ada 12 tahapan yang diikuti mulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00," kata Ridho.
Dia mengutarakan, tes kesehatan sudah mutlak atau wajib diikuti oleh mereka yang mendaftarkan diri dalam Pilkada 2015 ini. Tujuan tes itu agar mengetahui secara detail baik jasmani maupun rohani perseorangan.
"(Tes kesehatan--Red) Berjalan lancar. Baik Mundjirin, Ngesti Nugroho, Nur Jatmiko, dan Mas'ud Ridwan mengikuti tahapan demi tahapan. Tidak ada masalah selama dua hari ini," katanya.
Dia menginformasikan, sebagai tahapan selanjutnya, pihaknya akan mengumumkan secara resmi hasil tes kesehatan, Sabtu (1/8) besok. "Tim dokter akan meneliti dan menyermati satu persatu hasil mereka mengikuti tes baik tes psikologi maupun fisik. Kami baru akan mengetahui besok Sabtu," tambahnya. (ape/dse)