Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Muktamar NU

3.350 Personel Aparat Amankan Kedatangan Jokowi di Muktamar NU

Sedikitnya 3.350 aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ke acara pembukaan Muktamar NU

Editor: rustam aji
surya/sutono
Danrem 082 Citra Panca Yudha Jaya (CPJY) Kol Inf Irham Waroihan melakukan pemasangan pita kepada salah satu personel TNI anggota pasukan pengamanan presiden Jokowi saat apel di lapangan pemkab Jombang, Jumat (31/7/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, JOMBANG – Sedikitnya 3.350 aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ke acara pembukaan Muktamar NU, di Alun-alun Jombang Sabtu (1/8/2015) malam.

Dijadwalkan, selain membuka muktamar organisasai Islam terbesar di Indonesia yang berlangsung lima hari mulai 1 hingga 5 Agustus, Jokowi juga akan menyerahkan secara langsung Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke masyarakat bumi santri.

Ribuan pasukan tersebut diapelkan di lapangan Pemkab Jombang, (31/7/2015). Pasukan bersenjata lengkap itu, mendapat pengarahan langsung dari Danrem 082 CPYJ Mojokerto Kol Inf Irham Waroihan.

“Kami menyiagakan 3350 pasukan TNI Polri guna pengamanan presiden dan agenda muktamar kali ini,” ujarnya Danrem Kol Inf Irham Waroihan, usai memimpin apel pasukan.

Menurutnya, saat pembukaan muktamar, pasukan akan disiagakan di tiga titik lokasi, sesuai dengan standar prosedur yang ada.

“Mulai dari pengawalan, objek sasaran dan lokasi yang akan ditempati presiden,” tambahnya.

Kolonel Irham Waroihan menjelaskan, sesuai agenda yang dikantongi pihaknya, presiden tidak hanya hadir di lokasi pembukaan muktamar, Alun-alun Jombang, namun juga tarnsit di beberapa tempat sebelum membuka acara muktamar. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved