Musim Kemarau
Warga Tembalang Terpaksa Beli Air Mineral untuk Memasak
Warga Rowosari Tembalang Terpaksa Beli Air Mineral untuk Memasak
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Rowosari Tembalang berharap Pemkot Semarang bisa cepat tanggap atas kekeringan yang terjadi di wilayah tersebut.
"Kami terpaksa membeli air mineral (kemasan pabrik) untuk mendapatkan air bersih guna keperluan memasak dan minum. Itu membebani kami," ujar seorang warga Rowosari, Sri Haryanti (47), Senin (03/08/2015).
Sedangkan untuk keperluan mandi dan mencuci, Sri Haryanti mengandalkan air dari sumur resapan. Meski demikian, Sri Haryanti tidak bisa setiap hari mengandalkan sumur resapan tersebut.
"Kami harus menunggu beberapa hari air ke luar dari sumur resapan, tidak bisa setiap hari airnya mengalir," ungkapnya.
Warga lainnya, Mutmainah (37) menceritakan bila kesulitan air bersih sejak 3 bulan terakhir. Hal itu yang membuat Mutmainah dan warga lainnya dipastikan berebut air bersih bila ada bantuan air masuk ke kampungnya. "Kalau tidak berebut bantuan (air), kami bisa repot. Sungai mengering dan sumur pun tidak keluar airnya," kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Bambang Rudi mengatakan, pihaknya telah menyalurkan air bersih di sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan. Menurut Bambang, sejak Februari BPBD siap siaga mengatasi kekeringan. "Sebagai langkah konkret, kami melalui PDAM sudah menyalurkan 100 tangki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter per tangki selama musim kemarau 2015 ini," kata Bambang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kemarau-polres-tegal-droping-4-truk-tangki-air-bersih-ke-tiga-desa_20150630_162657.jpg)