Edukasia Kampus
Kisah Dua Mahasiswa Unissula Mengajar di Thailand
Satiul Komariah dan Faisal Mansur akan berangkat ke Bangkok pada tanggal 8 Agustus. Satiul dan Faisal selanjutnya akan memberikan materi
Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
SEMARANG, TRIBUNJATENG.COM -- Dua mahasiswa Fakultas Bahasa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang akan bertugas mengajar di Madrasah Tsanawiyah Jariyadam Islam Mulnithi School di District Muang, Thailand mulai September.
Satiul Komariah dan Faisal Mansur akan berangkat ke Bangkok pada tanggal 8 Agustus. Satiul dan Faisal selanjutnya akan memberikan materi tentang bahasa Inggris dan Sejarah Islam. Satiul sendiri merupakan mahasiswa double degree Unissula Prodi Sejarah Peradaban Islam.
Faisal dan Satiul terpilih mengikuti international internship project dan cultural exchange ke Thailand yang didukung oleh Akhil Education Centre (AEC) Indonesia dan Daala International Volunteers for Social Development Association Thailand.
Kegiatan AEC Daala ini merupakan pertemuan tahunan mahasiswa dari 20 negara yang kali ini diselenggarakan di Thailand dengan mengusung tema creative, nonformal english teaching dan cultural exchange.
AEC akan diikuti 200 mahasiswa seluruh dunia yang masing-masing setiap 10 mahasiswa mewakili satu negara. Sehingga akan ada 20 negara yang turut serta diantaranya negara-negara yang tergabung dalam kelompok ASEAN.
"Kegiatan AEC Daala 2015 kali ini terdiri dari tiga rangkaian kegiatan utama. Pertama, LMP atau learning in meeting point yang akan berlangsung pada 10 Agustus hingga 16 September 2015 di La Ngu, Bangkok," jelas Satiul.
Dalam event tersebut mereka akan mengikuti workshop dan diskusi bertaraf internasional mengenai “Educational system by Islamic practices” yang membahas mengenai berbagai sistem pengajaran dengan metode Islami yang telah teraplikasikan di berbagai belahan dunia.
Di kegiatan kedua barulah mereka akan melaksanakan aksi sosial berupa mengajar siswa madrasah yang berlangsung pada 17 hingga 31 September 2015 di Distrik Muang, Provinsi Satun. “Kebetulan dari delegasi memilih kami sebagai relawan pengajar bahasa Inggris di MTs Jariyadham Islam Mulnithi School," papar Satiul.
Meski demikian ia menjelaskan tetap akan menyisipkan tentang sejarah Islam dalam materinya. Meski baru akan bertugas di bulan September, namun Satiul sudah menyiapkan materi sebulan ini sebelum ia melaksanakan tugas.
Sementara itu Faisal memaparkan, sebenarnya mereka bukan hanya mengajar tapi ada banyak kegiatan. "Salah satunya mengabdi di Mts di sana," ucap Faisal Mansur kepada Tribun Jateng, Kamis (6/8).
Ia memaparkan proses terpilihnya mereka sebagai perwakilan dari AEC Indonesia setelah melalui proses seleksi nasional yang terbagi dalam dua tahap yaitu writing dan speaking.
"Ada banyak peserta yang ikut, kami hanya berusaha maksimal saja, hasilnya kita pasrah, syukur alhamdulillah dari 10 delegasi AEC Indonesia, yang dua berasal dari Unissula,” ungkap Faisal yang juga peraih beasiswa Cerdas Sultraku tersebut.
Sementara itu Wakil Rektor III Unissula Sarjuni mengungkapkan perwakilan Unissula ke Thailand membuktikan bahwa pembinaan mahasiswa yang semakin baik akan berimbas pada meningkatnya prestasi mahasiswa.
“Dari waktu ke waktu prestasi mahasiswa semakin meningkat. Kemarin mahasiswa Unissula berhasil meraih dua medali di Bali Internasional Choir Festival dan hari ini kami melepas mahasiswa juga ke kancah internasional. Saya kira ini patut diapresiasi karena dengan mengikuti acara seperti itu mereka akan belajar membangun network dan terbiasa berkompetisi,” ungkap Sarjuni dalam keterangan tertulisnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-unissula-ini-akan-mengajar-di-mts-di-thailand_20150806_163738.jpg)