Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ungaran

Cuaca Ekstrem Terjang Jembatan Biru Bawen: Angin Kencang dan Hujan Buat Wisatawan Menggigil

Angin kencang sempat berhembus di kawasan wisata Jembatan Biru, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (23/1/2026).

Tayang:
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
ANGIN KENCANG - Suasana di kawasan wisata Jembatan Biru, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (23/1/2026). Angin kencang sempat berhembus namun tidak sampai menyebabkan kerusakan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Angin kencang sempat berhembus di kawasan wisata Jembatan Biru, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (23/1/2026).

Angin kencang ini tidak sampai menyebabkan kerusakan.

Namun, hembusan angin tersebut membuat sejumlah pengunjung merasakan dinginnya suasana di kawasan wisata tersebut.

Baca juga: Angin Kencang Terjang 3 Desa di Kaliwiro Wonosobo, 2 Rumah Rusak

Kondisi semakin terasa menusuk tulang karena hujan rintik-rintik yang turut mengguyur wilayah sekitar.

Seorang pengunjung, Andi mengatakan, angin kencang yang disertai hujan membuat aktivitas wisata menjadi kurang nyaman.

Meski begitu, dia mengaku masih bertahan sejenak untuk menikmati suasana kawasan tersebut.

"Anginnya kencang sekali, jadi terasa dingin. Apalagi hujan rintik-rintik, bikin cepat menggigil " ujar Andi.

Demi keamanan, dirinya pun memilih tidak melakukan aktivitas di perairan. Dia hanya menikmati suasana di warung sekitar kawasan. 

Pemilik warung di kawasan Jembatan Biru, Aconk mengatakan, angin kencang terjadi baru kali ini. Namun, dia memastikan tidak ada kerusakan yang terjadi di sekitar lokasi.

"Alhamdulillah tidak ada kejadian apa-apa, tidak ada kerusakan," ujar Aconk.

Meski demikian, kondisi cuaca tersebut berdampak pada aktivitas wisata. Aconk mengaku, kondisi cuaca dingin seperti ini membuat pengunjung enggan datang, terutama wisatawan yang biasanya memancing atau beraktivitas di perairan.

"Biasanya, ada yang mancing atau naik perahu. Ini tidak berani," ujarnya. 

Sementara itu, BPBD Kabupaten Semarang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini menyusul munculnya tiga siklon di sejumlah perairan Indonesia yang berdampak pada peningkatan aktivitas angin di wilayah Jawa, termasuk Kabupaten Semarang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan menjelaskan, siklon tersebut terpantau berada di sekitar perairan Lampung, Bali–NTT, serta Papua. Keberadaan siklon di wilayah Lampung dinilai berpotensi memicu hembusan angin kencang yang saat ini mulai dirasakan masyarakat.

"Ancaman angin kencang ini hampir merata di seluruh Pulau Jawa. Sejak kemarin, kami sudah menyampaikan potensi bencana itu kepada kepada masyarakat melalui kecamatan, desa," kata Alex. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved