Penjambret Ini Menyasar para Wanita Pemandu Karaoke
Seorang jambret, Imam Solikhin (28) alias Bodong, akhirnya apes setelah 27 kali melakukan aksinya di Kota Semarang.
Penulis: adi prianggoro | Editor: tri_mulyono
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang jambret, Imam Solikhin (28) alias Bodong, akhirnya apes setelah 27 kali melakukan aksinya di Kota Semarang. Pria yang tangannya dipenuhi tato itu apes tatkala hendak menjambret sebuah tas berisi celana pendek milik seorang wanita pemandu karaoke.
"Saya sebagai joki (pengendara motor), sedangkan teman saya, Anton alias Bol, yang membonceng sekaligus eksekutor," kata Bodong saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (08/08/2015).
Bodong mengisahkan, nasib apesnya itu terjadi saat dia dan Bol menjambret di Jalan Sriwijaya, Rabu (06/08/2015) dini hari. Saat itu, kedua pelaku mengincar seorang wanita yang sedang diboncengkan oleh teman lelakinya. Di luar dugaan pelaku, korban ternyata mempertahankan tasnya.
"Kami (kedua pelaku) terjatuh, kedua korban juga jatuh. Teman saya lari tapi saya tidak sempat," kata Bodong yang wajahnya penuh luka karena terbentur aspal saat melakukan penjambretan tersebut.
Bodong menceritakan, saat itu dia tergeletak di dekat sepeda motor Yamaha Vixion miliknya. Ia berusaha berdiri namun tiba-tiba kepalanya dipukul helm oleh pria yang memboncengkan wanita pemandu karaoke itu. Bodong pun kembali tersungkur di aspal kemudian ditangkap oleh sejumlah warga. Sementara Anton alias Bol justru lari alih-alih membantu Bodong.
Kapolrestabes Semarang Kombes Burhanudin menyatakan bila tersangka mengakui telah melakukan penjambretan sebanyak 27 kali. "Kami mengimbau kepada warga, terutama para pekerja malam, untuk selalu waspada saat pulang bekerja. Kalau memungkinkan jangan lewat daerah yang sepi dan gelap," kata Kapolrestabes. (ape)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jambret-tertangkap1_20150808_144004.jpg)