Anang Budi: Kota Semarang Anggarkan Rp 9 Miliar Bantu Siswa Miskin
Anang Budi: Kota Semarang Anggarkan Rp 9 Miliar Bantu Siswa Miskin
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Itu sekolah mana? Biar saya ke sana sekarang untuk menyelesaikannya. Kok masih ada seperti itu," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, Rabu (12/08/2015).
Itulah yang diungkapkan oleh Anang saat mendengar ada seorang siswa SMP tidak boleh mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah karena alasan belum mampu melunasi biaya pendidikan. Namun begitu mendengar sekolah tersebut swasta, Anang Budi pun menarik nafas dalam-dalam.
"Ya memang satu sisi sekolah swasta punya hak untuk menarik biaya pendidikan, tetapi sisi lain kepala sekolahnya juga harus bijaksana. Pemkot melalui Dinas Pendidikan bisa ke sekolah biar biayanya ditanggung pemerintah. Ini saya sedang dalam perjalanan ke Dinas Pendidikan," kata Anang lewat sambungan telepon selulernya.
Anang mengakui bila bidang pendidikan di Kota Semarang masih menghadapi persoalan jangkauan biaya. Menurut Anang, DPRD Kota Semarang sudah menganggarkan Rp 7 miliar hingga Rp 9 miliar untuk membantu warga miskin yang kesulitan membayar pendidikan. Bentuk dari bantuan anggaran itu satu di antaranya lewat beasiswa. "Kalau warga miskin yang di sekolah negeri saya yakin sudah selesai (beres- red), tetapi kalau sekolah swasta memang masih keteteran," kata Anang.
Anang berharap sekolah-sekolah swasta bisa melakukan pendataan terhadap siswa miskin kemudian hasil pendataan ini diserahkan kepada Pemkot. "Selanjutnya pemkot melalui dinas pendidikan bisa berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk mencari solusinya. Saat ini sudah diterapkan program wajib pendidikan dasar, maka semua pihak harus iku mensukseskannya," tambah Anang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kegiatan-mulia-mahasiswa-ini-kumpulkan-koin-untuk-biayai-siswa-miskin_20150508_170718.jpg)