Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sigit Nyanyi Sewu Kutha di Pagelaran Wayang Kulilt

Sigit Nyanyi Sewu Kutha di Pagelaran Wayang Kulilt di TBRS, Kamis (13/08/2015) malam.

Tayang:
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
tribunjateng/adi prianggoro
SIGIT IBNUGROHO saat dialog di TBRS Semarang, Rabu 12 Agustus 2015. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bakal calon Wali Kota Semarang, Sigit Ibnugroho Sarasprono, tampil di sela-sela pagelaran wayang kulit di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kamis (13/08/2015) malam.

Sigit menyanyi lagu "Sewu Kutho" bersama pasangan bakal calon wakil wali kota, Agus Sutyoso. Pada awalnya, Sigit terlihat canggung namun akhirnya bisa menikmati alunan musik setelah Agus turut bernyanyi.

Sigit menonton wayang kulit sedari pukul 21.00. "Saya menonton wayang kulit karena wayang itu memiliki banyak makna dan filosofinya, yang mengajarkan norma-norma kebaikan. Wayang juga satu sarana berkomunikasi seperti saat dahulu Sunan Kalijaga melakukan pendekatan dengan masyarakat Jawa. Tapi sekarang, banyak anak muda tidak suka wayang. Untuk itu, perlu kemasan yang menarik agar wayang juga bisa disukai," kata Sigit saat ditanya tentang alasannya menonton wayang.

Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang menamakan dirinya "Sibagus" itu masih menyempatkan diri melihat-lihat produk kerajinan wayang kulit yang dijual di depan gedung pertunjukkan. Sigit tertarik membeli wayang Semar, yang harganya sekitar Rp 80.000.

"Semar itu simbol Sang Pamomong, mampu mengayomi. Bu, saya ambil (beli- Red) Semarnya ya. Kembaliannya nggak usah," kata Sigit, seraya memberikan selembar Rp 100 ribu kepada seorang nenek penjual wayang kulit. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved