Pelatih Persikama Ini Jadi Mentor Pesantren Sepakbola
Pelatih Persikama Kabupaten Magelang, Tommy Parsep menjadi mentor sekolah sepakbola yang dikemas dengan konsep pesantren sepakbola.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK- Berbeda dengan klub sepakbola di Divisi Utama yang bisa mengikuti Piala Kemerdekaan, klub di Divisi 1 hanya bisa menonton karena tidak adanya kompetisi. Sejumlah pemain pun hanya berpartisipasi dalam pertandingan antar kampung (tarkam) atau bergabung dengan tim lain di Divisi Utama.
Begitu juga dengan jajaran pelatih. Pelatih Persikama Kabupaten Magelang, Tommy Parsep menjadi mentor sekolah sepakbola yang dikemas dengan konsep pesantren sepakbola.
Beberapa waktu yang lalu juga dia menjadi mentor untuk pelatih yang mengambil lisensi di Jakarta. Meskipun demikian, dia tidak meninggalkan anak asuhnya di Persikama.
Meskipun tidak dalam kompetisi, Laskar Syailendra masih melakukan beberapa ujicoba. Seperti beberapa waktu lalu melawan tim PraPON besutan Firmandoyo.
"Karena tidak ada kompetisi saya sempat menjadi mentor untuk pelatih yang mengambil lisensi. Dalam waktu dekat ini saya juga akan ke Demak mengajar anak-anak di pesantren sepakbola milik Zaenal Abidin," ucapnya kepada Tribun Jateng, Sabtu (22/8/2015).
Zaenal Abidin merupakan pengamat sepakbola yang juga pernah malang melintang di jagat kepelatihan sepakbola Indonesia. Selain pernah menjabat direktur teknik Timnas Futsal ia juga pernah menjabat pelatih kepala Persita Tangerang.
Di Demak ia membuat pesantren sepakbola yang berkonsentrasi pada pembinaan usia muda. Pesantren sepakbola bernama Zaenal Abidin Youth Football Academy (Zayfa) itu berharap sepakbola dapat dijadikan sandaran karir bagi pesepakbola muda.
"Pesantren sepakbola itu memang fokus pada pengembangan pemain di usia muda. Berharap pesepakbola muda Indonesia terus bermunculan," imbuh Tommy.
Menurutnya, bibit baru harus dimunculkan tanpa harus melihat situasi yang ada seperti sekarang ini. Melakukan sesuatu di pesepakbolaan untuk jangka waktu yang lama bukan untuk sekedar esok atau lusa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tommy-parsep_20150822_095627.jpg)