Kampoeng Pemuda sebagai Ajang Ekspresi Kreatifitas, Inovasi Pemuda
Launching rintisan tersebut diadakan di Taman Wonderia, Sabtu (29/8/2015) oleh Pj. Walikota Semarang Tavip Supriyanto
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai wujud pengimplementasian UU RI Nomor 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan dan Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 41 Tahun 2011 tentang pengembangan kewirausahaan dan kepeloporan pemuda, serta penyediaan prasarana dan sarana kepemudaan, Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinsospora) membentuk rintisan Kampoeng Pemuda Kota Semarang.
Launching rintisan tersebut diadakan di Taman Wonderia, Sabtu (29/8/2015) oleh Pj. Walikota Semarang Tavip Supriyanto disaksikan oleh organisasi kepemudaan, HIPMI, KNPI, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa se-Kota Semarang.
Pj. Walikota dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut sangat mengapresiasi acara ini diselenggarakan di Kota Semarang untuk menyatukan generasi muda dari berbagai elemen. Serta dapat memberi ruang kepada anak-anak muda Kota Semarang untuk berkreasi, berekspresi dan menggali potensi yang dimilikinya.
Lanjut Tavip generasi muda merupakan potensi yang tak ternilai harganya dan wajib diarahkan kepada hal-hal positif demi masa depannya dan juga perkembangan bangsa dan negara dimasa yang akan datang. “Generasi muda memiliki potensi besar untuk dapat digerakkan demi kamajuan bangsa dan mempunyai keunikan tersendiri seperti agresif, semangat dan tidak pernah takut pada tantangan. Untuk itu tugas Pemerintah Pusat/ daerah memfasilitasi prasarana dan sarana daripada pembinaan pemuda”, urainya.
Adapun fasilitasi kepemudaan yang ditampilkan Pemkot pada event ini ada 8 kegiatan yang berbeda-beda. Yaitu penyuluhan narkoba dari BNN Prov Jateng, penyuluhan dan visit layanan kesehatan tentang HIV-AIDS dan distruktif dari DKK Semarang, pelatihan pembinaan paskibraka, dan dialog keagamaan.
Selain itu Gelar Karya Kewirausahaan yang menampilkan pameran hasil-hasil kewirausahaan para generasi muda Kota Semarang. Misalnya desain frafis, kuliner, distro, fotografet, budidaya hultikultura.
Dalam kesempatan tersebut pula di perlombakan pertunjukan seni dan budaya yang pesertanya para pelajar yang tersebar di Kota Semarang. Anara lain lomba modern dance, standup comedy, pengembangan diri pemuda berupa penulisan karya ilmiah pemuda.
Sebagai penutup Pj. Walikota Semarang mengajak kepada para generasi muda khususnya di Kota Semarang untuk berperan dalam pembangunan di Kota Semarang. “Mari tunjukkan selalu yang terbaik buat Kota Semarang sesuai bakat dan potensi yang dimilikinya” tutup Tavip. (*)