Ruud Gullit Kangen Kota Ambon
Mantan bintang AC Milan itu mengungkapkan, dia sudah beberapa kali datang ke Indonesia, tetapi baru kali ini berkesempatan mengunjungi Kota Ambon.
TRIBUNJATENG.COM -- Legenda sepak bola dunia asal Belanda, Ruud Gullit akhirnya menerima bujukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy untuk berkunjung ke Kota Ambon karena rindu daerah kelahiran leluhurnya itu.
"Saya sangat merindukan Kota Ambon. Makanya, saya datang kemari," kata Gullit saat memberikan keterangan pers di Ambon, Selasa (1/9). Gullit mempunyai darah keturunan Maluku melalui ayahnya, George Gullit yang merupakan warga Suriname.
Mantan bintang AC Milan itu mengungkapkan, dia sudah beberapa kali datang ke Indonesia, tetapi baru kali ini berkesempatan mengunjungi Kota Ambon.
Dia pun mengaku sangat senang bisa berada di Ambon.Dia juga mengaku banyak sekali orang Ambon yang ada di negaranya.
Gullit memuji keindahan kota itu. Menurut dia, Kota Ambon sangat indah. "Saya sangat merasa terhormat bisa berada di sini. Terima kasih Wali Kota Ambon," ujarnya.
Gullit pun mendapat kejutan. Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang mendampingi Gullit dalam konferensi pers tiba-tiba meminta seluruh wartawan dan rombongan untuk berdiri. Mereka diminta oleh Wali Kota untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
“Ini sesuatu yang tidak bisa saya lupakan, Ini surprise buat saya,” kata Gullit menanggapi kejutan itu.
Seusai konferensi pers, Gullit kemudian menuju Lapangan Merdeka, Ambon, bersama Wali Kota untuk memberikan trofi kepada pemenang turnamen Wali Kota Cup yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu.
Di tribun lapangan ternyata Wali Kota Ambon juga telah menyiapkan kue ulang tahun untuk sang legenda ini. Kue ulang tahun berbentuk bola itu kemudian diserahkan kepada Gullit dan selanjutnya dipotong.Setelah itu, warga yang datang lalu memberikan selamat kepada Gulit sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Sebelumnya, saat tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon, ratusan pendukung klub Italia AC Milan yang sejak pagi menunggu di bandara juga sudah memberikan kejutan kue ulang tahun.Gullit sempat meniup lilin di kue ulang tahun yang diberikan kepada dia.
Wakil Ketua Milanisti Ambon Gerry Papilaja mengatakan, pemberian kue ulang tahun itu merupakan sebuah kejutan yang diberikan Milanisti Ambon kepada Gullit.
“Kami tahu dia berulang tahun yang ke-53 dan kami tahu bagaimana harus merayakannya,” kata Gerry.
Temu penggemar
Dalam rangkaian kunjungan di Ambon, Gullit juga mengadakan pertemuan meet and greet dengan penggemar di Indonesia di Swiss Bellhotel serta makan malam bersama. Kegiatan tersebut dibatasi hanya untuk 100 orang yang beruntung bertemu dan melakukan tanya jawab serta foto bersama dengan mantan pemain Timnas Belanda itu.
Wali Kota Richard menjelaskan kunjungan Ruud Gullit ke Ambon merupakan rangkaian kegiatan Mangente (datang dan kunjungi) Ambon tahun 2015.
"Kunjungan ke Ambon difasilitasi event organizer Total FootBall Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon sebagai bagian dari promosi kota sekaligus meningkatkan semangat olahraga sepak bola di Maluku, khususnya Kota Ambon," ujarnya
Gullit merupakan sosok fenomenal di I Rossoneri (julukan AC Milan) dan timnas Belanda. Pada era kejayaannya, Gullit yang berkolaborasi dengan rekannya di Timnas Belanda, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard, meraih banyak trofi bersama I Rossoneri. Dalam kurun waktu tujuh tahun, yakni 1987-1994, Gullit memberikan 12 trofi kepada Milan sehingga Milan pada era tersebut dijuluki "The Dream Team". (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ruud-gullit-didampingi-wali-kota-ambon-richard_20150901_222531.jpg)