Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Destinasi Jawa Tengah

Keindahan Sunrise dan Sunset di Pantai Alam Indah Tegal Sayang Dilewatkan

Hamparan pasir dan bermain air tak hanya menjadi andalan Pantai Alam Indah Tegal. Di pantai ini, kita bisa melihat keindahan sunrise dan sunset.

Tayang:
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: rika irawati
tribun jateng/m syofri kurniawan
Anak-anak bermain di pinggir pantai sambil menanti sunrise di Pantai alam Indah Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM - Deretan pantai di sepanjang Pantai Utara (Pantura) sayang dilewatkan saat Anda melintasi jalur ini. Satu di antaranya, Pantai Alam Indah (PAI) di Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal.

Pantai yang berjarak sekitar 500 meter dari jalur utama Pantura Kota Tegal ini menawarkan keindahan sunrise sekaligus sunset dan beragam wahana wisata air. Memiliki hamparan pasir hitam yang landai dan ombak yang relatif tenang membuat pantai ini menjadi jujugan keluarga.

Suasana di Pantai Alam Indah jelang sunsrise.
Suasana di Pantai Alam Indah jelang sunsrise. (tribun jateng/fajar eko nugroho)

Sekitar pukul 04.30 WIB, belasan pasang muda mudi dan keluarga mulai berdatangan. Ada yang langsung menuju anjungan sepanjang sekitar 100 meter ke arah laut, ada pula yang memilih duduk di pasir sambil menyambut datangnya ombak yang membasahi kaki.

Tak perlu menunggu lama, perlahan-lahan mentari mulai menyembul di cakrawala laut. Pengunjung pun seolah tersihir akan kemunculan sang surya. Beberapa orang tak mau melewatkan kesempatan tersebut untuk mengabadikan dalam foto menggunakan ponsel dan tentu saja selfie.

"Panorama sunrise di sini begitu menakjubkan dan indah sekali,"ujar Intan Pramesti (22), seorang wisatawan dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang berkunjung di Pantai PAI awal Juni 2015 lalu.

Memang, proses kemunculan matahari hingga bulat sempurna dan mengeluarkan cahaya yang menyilaukan tak berlangsung lama. Hangatnya matahari segera menemani para pengunjung beraktivitas.

Nasi Ponggol khas Tegal.
Nasi Ponggol khas Tegal. (tribun jateng/fajar eko nugroho)

Eits, jangan buru-buru beranjak meninggalkan pantai. Deretan pedagang kuliner yang sudah menyajikan beragam pilihan makanan siap memanjakan perut di pagi hari. Ada nasi ponggol atau nasi campur, kupat glabed, kupat sayur santan kuning dilengkapi daging ayam, kerupuk, serta mi kuning. Satu lagi yang tak boleh terlewatkan, kupat bongkok. Makanan ini berisi kupat dicampur tauge, mi kuning dan tempe bongkrek sebagai pelengkap bumbu tradisional.

Tak perlu merogoh kocek mahal, makanan-makanan tersebut rata-rata dibanderol Rp 5.000 per porsi (harga per Juni 2015). Deburan ombak pagi pun menjadi teman asik menikmati makanan-makanan tersebut di bibir pantai atau di saung yang disediakan. Tapi ingat, buang sisa atau bungkus makanan di tempat sampah yang telah disediakan.

Setelah sarapan dan sejenak beristirahat, Anda bisa melanjutkan wisata bahari. Nelayan siap mengantarkan Anda mengarungi samudra dengan ongkos sewa Rp 400 ribu per perahu. Sesampai di spot tertentu, Anda bisa melanjutkan petualangan laut dengan snorkeling.

Pengunjung Pantai Alam Indah Tegal menikmati suasana pantai di bawah pohon cemara di pinggir pantai.
Pengunjung Pantai Alam Indah Tegal menikmati suasana pantai di bawah pohon cemara di pinggir pantai. (tribun jateng/m syofri kurniawan)

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Seni Budaya, dan Pariwisata Kota Tegal, Sony Sontany, mengatakan, keindahan bawah laut bisa dilihat di titik Karang Jeruk. Karang yang menurut warga berbentuk jeruk itu bisa ditempuh sekitar 30 menit naik perahu. Luas karang yang mencapai 925 m2 menjadi pemandangan menarik lain dari Pantai Alam Indah. Anda bisa memulai snorkeling di tempat ini dan menikmati biota laut yang mengesankan.

Sepulang snorkeling, Anda tak perlu bergegas pulang. Masih ada satu tempat yang sayang dilewatkan di pantai ini. Kembalilah ke arah pintu masuk pantai, tempat sebuah tank bertipe Plavayushchiy Tank 76 (PT-76) berada. Tank milik Marinir-TNI Angkatan Laut itu merupakan satu koleksi Monumen Bahari di jalur masuk pantai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved