PNS di Dalam Gedung Balai Kota Semarang Berlarian
Asap tebal dan sejumlah orang berlarian terlihat di dalam Gedung Balai Kota Semarang, Selasa (08/09/2015) siang.
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asap tebal dan sejumlah orang berlarian terlihat di dalam Gedung Balai Kota Semarang, Selasa (08/09/2015) siang. Sejumlah pria dan wanita yang memakai seragam pegawai negeri sipil (PNS) mencoba memberitahu kepada sesama rekannya bila telah terjadi kebakaran di dalam gedung, yang apinya bersumber dari lantai IV.
Ada seorang pegawai pria terlihat cekatan mengambil APAR (alat pemadam api ringan) yang menempel di satu dinding lantai IV. Ia berusaha memadamkan api memakai APAR tersebut, namun usahanya gagal. Sementara puluhan pegawai terlihat tergesa-gesa turun dari gedung lewat tangga.
Selanjutnya, ada petugas Dinas Pemadam mengambil pipa hydrant di lantai IV untuk membantu usaha memadamkan api tersebut.
Dua mobil pemadam kebakaran tiba di Balai Kota lalu menyalurkan bantuan tambahan air melalui instalasi pipa yang berada di luar gedung untuk menyuplai air untuk digunakan di lantai IV. Api pun berhasil dipadamkan.
"Kegiatan ini merupakan simulasi , tujuannya untuk meninjau masih berfungsikah alat-alat keamanan seperti hydrant, alarm api, pipa-pipa dan lain-lain. Kami juga menguji kesigapan PNS yang ada di Gedung Balai Kota, apakah mereka sigap untuk segera menyelamatkan diri atau tidak," kata Kasi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang, Supriyanto.
Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Yonatha Kristanto menyatakan semua peralatan di balai kota masih memadai jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Namun, kesadaran dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) para pegawai saat menghadapi bencana masih kurang. "Oleh karena itu penting dilaksanakan sebuah latihan atau simulasi," kata Yonatha. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/simulasi-tangai-kebakaran-balaikota_20150908_163552.jpg)