Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mgr Pujasumarta Jadi Pemain di Opera Jenaka Romo

Mgr Pujasumarta Jadi Pemain di Opera Jenaka Romo

Tayang:
Penulis: galih pujo asmoro | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
Mgr Pujasumarta Jadi Pemain di Opera Jenaka Romo, dengan sutradara Djaduk Ferianto. Opera Petruk Jadi Romo akan digelar 1 Oktober 2015 di Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison, Kota Semarang, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih P Asmoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Opera Jenaka Romo (OJR) kembali menghibur umat Katolik. Setelah sukses dengan gelaran Opera Jenaka Romo (OJR) 1 dengan judul Punakawan Manggugat, OJR 2 berjudul Petruk (Pengen) Dadi Romo akan digelar Kamis (1/10) pukul 18.00 mendatang di Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison, Kota Semarang, Jawa Tengah. Demikian tulis rilis yang diterima Tribun Jateng, Senin (21/9/2015).

Acara yang digelar Keuskupan Agung Semarang ini menggandeng Kreator dan komposer Djaduk Ferianto sebagai sutradara, sebagai bintang tamu Didik Nini Towok dan Trio GAM. Sejumlah Romo yang bermain di OJR diantaranya Romo Mgr Pujasumarta, Romo Ign Triatmoko, Romo Ign Aria Dewanto, Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Romo Dodit Haryanto, Romo Djoko Setya Prakosa, Romo Sugihartanto, Romo JB Fitri Gutanto, para imam, suster dan bruder dengan iringan musik Kua Etnika.

Judul yang dipilih sesuai dengan Tahun Hidup Bakti Iman yang dicanangkan Vatikan bagi Gereja Katolik universal untuk mengajak memperhatikan kehidupan rohaniawan dan biarawan-biarawati menjadi landasan gerak gereja.

Cerita seputar pergulatan panggilan memgabdi kepada Tuhan akan dikemas dalam kisah jenaka dan tutur kata yang membuat penonton tidak akan berhenti tertawa sekaligus membuat penonton melakukan refleksi mendalam.

Djaduk Ferianto mengatakan, Opera Petruk Jadi Romo terinpirasi dari sebuah wayang dengan judul “Petruk ingin menjadi Ratu”. Namun yang akan dimainkan dalam OJR ini menjadi Romo nanti pada intinya untuk menyadarkan umat yang berambisi menjadi Romo.

“Kalau di cerita wayang sesungguhnya Petruk yang sudah berkeluarga dan memiliki anak yang berkeinginan menjadi ratu, itu positif. Tapi kalau Petruk ingin menjadi romo dalam cerita ini karena merasa dirinya hebat dengan karakter sangat arogansi. OKB atau orang kaya baru, sekan-akan semua itu bisa dibeli. Nah di situlah nilai-nilai pesan nanti akan muncul, apa syarat dan bagaimana supaya bisa menjadi Romo,” katanya

Masyarakat Semarang yang ingin menyaksikan pertunjukan ini, dapat membeli tiket di Maura Bakery Jl Piere Tendean, Redaksi Majalah Inspirasi, Radio KIS Jl Karanganyar Gunung atau di sekretariat paroki. Dana yang terkumpul akan didonasikan untuk pendidikan para calon Imam di Seminari Tinggi Kentungan dan Seminari TOR Sanjaya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Tags
punakawan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved