Inilah Daftar 243 Perguruan Tinggi Yang Dibekukan Kemenristek Dikti
Berikut ini daftar perguruan tinggi yang dinonaktifkan Kemenristek Dikti per 29 September 2015 seperti dikutip dari situs kopertis12.or.id:
69 Universitas Purwakarta Prop. Jawa Barat
68 Universitas Majalengka Prop. Jawa Barat
67. Akademik Kebidanan Sulih Bangsa, Prop.D.K.I. Jakarta
66 Politeknik Bunda Kandung Prop. D.K.I. Jakarta
65 Akademi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan
64 Akademi Sekretari Dan Manajemen Pitaloka
63 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yapri
62 AMIK Mpu Tantular
61 Akademi Akuntansi Bentara Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
60 AMIK Andalan Jakarta
59 Akademi Sekretaris ISWI Jakarta
58 Akademi Pertamanan Interstudi
57 Akademi Sekretari Dan Manajemen Purnama
56 Akademi Keuangan Dan Perbankan LPI
55 Akademi Keuangan Dan Perbankan YPK Prop. D.K.I. Jakarta
54 Akademi Akuntansi Artawiyata Indo-lpi Prop. D.K.I. Jakarta
53 STMIK Eresha Prop. D.K.I. Jakarta
52 Sekolah Tinggi Desain Interstudi Prop. D.K.I. Jakarta
51 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Santa Ursula Prop. D.K.I. Jakarta
50 STIBA Indonesia LPI Prop. D.K.I. Jakarta
49 STKIP Suluh Bangsa Prop. Banten
48 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana Prop. D.K.I. Jakarta
47 STKIP Albana Prop. D.K.I. Jakarta
46 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha Prop. D.K.I. Jakarta
45 Sekolah Tinggi Manajemen Imni Prop. D.K.I. Jakarta
44 STISIP Pusaka Nusantara
43 Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana Prop. D.K.I. Jakarta
42 Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
41 Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
40 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional Indonesia
39 Sekolah Tinggi Keuangan Niaga & Negara Pembangunan Prop. D.K.I. Jakarta
38 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann Prop. D.K.I. Jakarta
37 STKIP Purnama Prop. D.K.I. Jakarta
36 Universitas Kejuangan 45 Jakarta Prop. D.K.I. Jakarta
35 Universitas Islam Attahiriyah Prop. D.K.I. Jakarta
34 Universitas Ibnu Chaldun Prop. D.K.I. Jakarta
33 Akademi Kebidanan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
32 Akademi Keperawatan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
31 Akademi Perikanan Wachyuni Mandira Prop. Sumatera Selatan
30 Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma Prop. Sumatera Selatan
29 Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang Prop. Sumatera Selatan
28 STKIP Sera Prop. Sumatera Selatan
27. Politeknik Wilmar Busnis Indonesia Prop. Sumatera Utara
26 Politeknik Yanada Prop. Sumatera Utara
25 Politeknik Trijaya Krama Prop. Sumatera Utara
24 Politeknik Tugu 45 Medan Prop. Sumatera Utara
23 Politeknik Profesional Mandiri Prop. Sumatera Utara
22 Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai Prop. Sumatera Utara
21 Akademi Kebidanan Dewi Maya Prop. Sumatera Utara
20 Akademi Kesehatan Lingkungan Binalita Sudama Prop. Sumatera Utara
19 Akademi Kebidanan Jaya Wijaya Prop. Sumatera Utara
18 AMIK Intelcom Global Indo Kisaran Prop. Sumatera Utara
17 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan Prop. Sumatera Utara
16 AMIK Stiekom Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
15 Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning Prop. Sumatera Utara
14 Akademi Teknologi Lorena Prop. Sumatera Utara
13 Akademi Manajemen Gunung Leuser Prop. Sumatera Utara
12 Akademi Pertanian Gunung Sitoli Prop. Sumatera Utara
11 Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
10 Sekolah Tinggi Kelautan Dan Perikanan Indonesia Prop. Sumatera Utara
9 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riama Prop. Sumatera Utara
8 Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana Prop. Sumatera Utara
7 Sekolah Tinggi Teknik Pelita Bangsa Prop. Sumatera Utara
6 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba Prop. Sumatera Utara
5 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
3 STKIP Riama Prop. Sumatera Utara
2 Universitas Setia Budi Mandiri Prop. Sumatera Utara
1 Universitas Preston Indonesia Prop. Sumatera Utara
Dalam update pada 1 Oktober 2015, situs tersebut menyatakan beberapa kampus sudah keluar dalam daftar tersebut alias diaktifkan kembali, yaitu: Akademi Kebidanan Bambapuang Prima Persada Sulawesi Selatan, STAI Al-Amanah Jeneponto Sulawesi Selatan serta STAI Syarif Muhammad Raha, Muna, Sulawesi Tenggara. (Intisari-online)