Gadis-gadis Ayu Ini Tak Jijik Punguti Sampah di Jalan Pahlawan
Puluhan anak muda memunguti sampah di Jalan Pahlawan, Minggu (1/11/2015). Mereka melakukannya untuk memeringati World Cities Day (WCD) 2015.
Penulis: adi prianggoro | Editor: rika irawati
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Adi Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memeringati Hari Kota Sedunia atau World Cities Day (WCD) 2015, puluhan anak muda Kota Semarang menggelar aksi bersih-bersih di Car Free Day Jalan Pahlawan, Minggu (1/11/2015). Sebagian dari mereka adalah Denok dan Kenang Kota Semarang.
WCD yang ditetapkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) diperingati setiap 31 Oktober. Peringatan ini dilandasi perkembangan pesat yang dialami sebagian besar kota di dunia, baik dalam ukuran maupun populasi yang sebagian tidak terkendali. Perkembangan itu menghadirkan sejumlah persoalan krusial. Di antaranya, urbanisasi, emisi gas rumah kaca, pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan, manajemen transportasi, hingga pemukiman liar.
"Kami lihat, momennya lebih pas diperingati Minggu (1/11/2015) karena ada CFD. Di sini kami ingin mengampanyekan gerakan cinta pada kota dengan membagi bunga dan bersih-bersih jalan," kata Wanda Hutami, Denok Semarang 2014.
Selain Wanda, ada juga Nydia Rena Benita, Denok Semarang 2013. Bersama finalis Denok Kenang Semarang, mereka membagikan bunga mawar kepada pengunjung CFD. Kegiatan berlanjut dengan bersih-bersih jalan. Dengan santainya, gadis-gadis ayu itu menenteng kantong sampah kesana kemari. Tanpa jijik, mereka mengambil sampah yang bertebaran di sepanjang Jalan Pahlawan.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 itu juga didukung belasan anak muda dari berbagai latar belakang. Ada mahasiswa, pekerja swasta, dan pegiat seni yang semuanya kompak mengenakan kaos putih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/punguti-sampah-peringati-world-cieties-day_20151102_024708.jpg)