Sebelum Meninggal, Romo Pujo Menolak Berobat Keluar Negeri
Sebelum meninggal dunia, diketahui Romo Pujo (sapaan Mgr Johannes Pujasumarta), menderita Kanker paru-paru stadium empat sejak 1,5 tahun lalu.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Uskup Agung Semarang, Mgr Johannes Pujasumarta, telah meninggal dunia, Selasa (10/11/2015), di RS Elisabeth Semarang. Atas meninggalnya tokoh Katolik tersebut, menyisakan duka mendalam bagi seluruh umat.
Sebelum meninggal dunia, diketahui Romo Pujo (sapaan Mgr Johannes Pujasumarta), menderita Kanker paru-paru stadium empat sejak 1,5 tahun lalu. Meski demikian, Romo Pujo pernah menolak berobat keluar negeri.
"Di tengah tawaran untuk berobat ke luar negeri, romo uskup menolaknya.
Beliau ingin dirawat di Indonesia dan meninggal di sini sama seperti umat kebanyakan. Beliau pun juga tak ingin dirawat di ICU," tulis seorang umat dalam akun facebook dengan akun Modesta Fiska, Rabu (11/11/2015).
Status facebook Modesta Fiska tersebut menjelaskan kesederhanaan dari sang Uskup Agung. Dalam akunnya pula, Modesta Fiska menyampaikan, bahwa selama dua bulan dirawat intensif di RS St Elizabeth Semarang, Uskup Agung Romo Pujo selalu kelihatan tegar.
"Bahkan dalam rasa sakit, tak pernah Romo Uskup mengeluh dan selalu tersenyum pada setiap orang yang datang menjenguk. Keluhan terakhir yang terdengar sehari sebelum Romo Uskup meninggal beliau menyampaikan 'aku wis ra iso opo-opo' (saya sudah tidak bisa apa-apa)," tambahnya.
Menjelang kematiannya, lanjut Modesta Fiska, suara Romo Pujo sudah tidak jelas. Bahkan diminta menuliskan maksudnya pun tidak mau. Hingga akhirnya dengan irigan doa dan lagu Nderek Dewi Maria, mengantarkan Romo Pujo ke tidur panjangnya. (nal)