Pemkot Semarang Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Tangani Rob dan Banjir
Pemkot Semarang masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016.
Penulis: galih permadi | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016. Fokusnya yakni pembangunan infrastruktur untuk penangangan banjir dan rob.
Pj Walikota Semarang, Tavip Supriyanto mengatakan rob dan banjir masih menjadi permasalahan klasik bagi Kota Semarang. Oleh karena itu sehingga pembangunan infrastruktur untuk rob dan banjir masih perlu dianggarkan dalam APBD 2016.
"Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Penanganan rob dan banjir di kota Semarang harus diantisipasi," ujarnya, Minggu (15/11/2015).
Untuk penanganan dini rob dan banjir, kata Tavip, kebijakan yang dilakukan adalah memerintahkan Dinas terkait melakukan pengerukan sedimentasi dan pengoptimalan rumah pompa yang ada.
“Sudah dilakukan pengerukan sedimentasi dan sampah yang menyumbat gorong-gorong,” ujarnya.
Tavip mengatakan tahun depan juga akan ada penambahan fasilitas kesehatan dan peningkatan sumberdaya manusia.
“Ini dilakukan mengingat Kota Semarang merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah kematian Ibu melahirkan tertinggi,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menyiapkan dana belanja langsung sebesar Rp2,347 triliun atau 58% dari total RAPBD. Angka ini lebih jauh besar jumlah anggaran untuk belanja tak langsung yang hanya Rp1,689 triliun. (*)