Dedek dan Alfebian Apresiasi Keinginan Sudibyo untuk Mundur
Selama menjabat Pak Sudibyo hanya fokus pada persiapan Pra-PON futsal. Padahal, banyak elemen lain yang juga tidak kalah penting
Penulis: m alfi mahsun | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendengar rencana akan mundurnya Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Tengah, Sudibyo, dua pegiat futsal Jawa Tengah, Dedek dan Alfebian Yulando mengapresiasi itikad tersebut. Kedua tokoh yang bisa disebut merintis futsal di Jateng sejak 2000-an itu melihat langkah yang diambil sangat tepat, demi kepentingan dan kemajuan futsal Jateng.
Rencana mundurnya Sudibyo jadi poin penting selain rencana reeoorganisasi ya disuarakan pengurus AFP Jateng dalam rapat koordinasi 31 Oktober yang lalu di Bandungan. Sudibyo sejak 1 September atau sejak mundur dari manajer Pra-PON Jateng dilihat tidak aktif lagi mengurusi organisasi. Imbasnya prestasi tim Pra-PON tidak terwujud dan mandeknya pembinaan atlet futsal di Jateng.
Dedek menuturkan, sebenarnya Sudibyo merupakan seorang pemimpin yang baik. Hanya saja, karena terlalu sibuk dengan berbagai organisasi yang dipegang, beberapa sektor pembinaan futsal jadi terabaikan.
"Selama menjabat Pak Sudibyo hanya fokus pada persiapan Pra-PON futsal. Padahal, banyak elemen lain yang juga tidak kalah penting, di antaranya, penyiapan SDM, pembinaan pemain usai dini, kompetisi dan liga futsal. Semuanya tidak tergarap dengan baik," ujar pria yang kini melatih tim SMAN 14 Semarang itu.
Langkah untuk mundur dilihat Dedek sangat tepat. Dia berharap kedepan AFP Jateng bisa dipimpin oleh orang yang mau, mampu dan memiliki waktu untuk mengurus futsal
"Rencana mundurnya Pak Sudibyo dapat dilakukan sebelum kongres PSSI, pada Desember mendatang. Bila segera, futsal dapat segera digantikan dengan pemimpin baru. Sehingga program futsal 2016 mendatang dapat berjalan, tidak vakum seperti 2015 lalu," imbuh pria yang kerap jadi EO turnamen futsal antar pelajar tersebut.
Hal senada. Juga dingkapkan pemilik klub futsal Raka FC, Alfebian Yulando. Menurutnya, semakin cepat mundur, akan semakin baik. Pasalnya, tahun depan, pekerjaan rumah (PR) futsal Jateng sangat banyak, sehingga harus disiapkan dengan sebaik-baiknya.
"Posisi ketua harus diganti dengan orang yang lebih kapabel, mau menyumbangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk futsal Jateng. Tidak kalah penting, tidak mencari keuntungan di futsal Jateng, melainkan cinta dan ingin memajukan futsal di jateng,"kata pria yang akrab disapa Febi itu.
Sebelumnya, karena merasa gagal dan mendapatkan desakan dari berbagai pihak, Sudibyo siap mengundurkan diri dari jabatan Ketua AFP. Namun, untuk mundur, dia masih menunggu saat yang tepat. Sudibyo terpilih menjadi Ketua AFP Jateng pada Mei 2014 lalu, secara aklamasi, dengan masa bakti hingga 2018 mendatang.
Tahun ini, di tengah jalan, Sudibyo mengundurkan diri dari manajer tim, sebelum PraPON di Jatim berlangsung. Posisinya sebagai manajer digantikan oleh Suyatno. Selama menjabat, AFP hanya menggelar satu agenda pembinaan, yakni Liga Nusantara pada 2014 lalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sudibyo_20151119_220110.jpg)