Breaking News:

Pilwakot Semarang

Ketua Banser dan Ansor Kota Semarang Kecewa Atas Pencatutan Nama Organisasinya

Busro menyampaikan bila beberapa waktu lalu ada pasangan calon Wali Kota yang mencatut nama Banser dan Ansor.

TRIBUN JATENG/ A PRIANGGORO
Ketua Banser dan Ansor Kota Semarang, Busro (?keempat dari kiri baris depan), berfoto bersama pasangan nomor urut 2, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti, Sabtu (29/11/2015) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan orang menghadiri Istighosah dan doa bersama di rumah calon Wali Kota Semarang nomor urut 2, Hendrar Prihadi, di Jalan Lempongsari, Sabtu (28/11/2015) malam. Puluhan kyai, habib, dan ribuan santri serta santriwati hadir.

Di antaranya KH Hadlor Ihsan, KH Said, KH Dzikron Abdilah, KH Habib Umar, KH Anasomi, KH Rohibin Hamdan, KH Hadlik Dimyati, KH Al Namnuhin, dan lainnya.

Ketua Ansor sekaligus Banser, KH Busro, juga turut hadir pada pengajian tersebut. "Dalam pemilihan Wali Kota Semarang ini, Ansor dan Banser punya tugas utama mengawal Foksak (Forum Kyai dan Santri Kulture) yang terdiri atas para kyai-kyai NU. Nah, Foksak ini sudah menjatuhkan pilihan kepada pasangan nomor urut dua, Hendi-Ita," kata Busro.

Dicatut

Busro menyampaikan bila beberapa waktu lalu ada pasangan calon Wali Kota yang mencatut nama Banser dan Ansor. Busro merasa dirugikan dan kecewa atas pencatutan nama organisasinya. "Apalagi pencatutan itu termuat di sejumlah koran. Kami selaku organisasi merasa dirugikan dengan berita ini. Saya selaku ketua ansor tidak pernah diwanwacara," tegasnya.

Busro mengungkapkan bila Banser dan Ansor memiliki pekerjaan rumah (PR) yang tidak gampang di Kota Semarang. "PR-nya yaitu mencegah wahabi dan memberantasnya. Mari kita jaga bersama-sama supaya wahabi tidak berkembang pesat," tukasnya.
Sementara itu, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti menyampaikan terimakasih atas dukungan dan doa para kyai, termasuk dari Banser dan Ansor.

Hendi, demikian panggilan akrab Hendrar Prihadi, mengungkapkan bila bergabungnya Busro sebagai Ketua Banser dan Ansor ibarat ungkapan ngumpulke balung pisah. Dulu, menurut Hendi, Busro merupakan sahabat karimnya saat masih sama-sama di organisasi kepemudaan. "Tetapi kini rupanya Mas Busro sudah kembali ke jalan yang benar, ha ha ha," kata Hendi dengan nada bercanda.

Hendi berharap kepada masyarakat untuk bisa menjaga kondusivitas saat menjelang hingga berakhirnya pencoblosan
"Menjelang pemilihan Wali Kota pada 9 Desember mendatang, saya mohon doa restu dan dukungnya. Jika ada perbedaan maka harus dimaknai sebagai kekuatan kita," kata Hendi. (*)

Penulis: adi prianggoro
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved