Sinar Sosro Tetap Pertahankan Teh Botol Kemasan Beling
Dari hasil kajian atau penelitian, minuman berkemasan botol kaca lebih ramah lingkungan
Penulis: deni setiawan | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - PT Sinar Sosro mengklaim tidak ada kesiapan khusus dalam menghadapi masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Bahkan dari sisi produk unggulan seperti Teh Botol Sosro juga tidak akan menghilangkan produk minuman teh yang dikemas di dalam botol beling atau returnable glass bottle (RGB) isi 220 mililiter (ml) itu.
"Tetap akan kami pertahankan produk tersebut. Terlebih bersejarah karena pertama kali produk yang dikeluarkan adalah kemasan botol dan itu menjadi pioner di Indonesia. Tradisi seperti itu yang akan terus kami pertahankan untuk konsumen," kata Marketing Communication Manager PT Sinar Sosro, Devyana Tarigan, kepada Tribun Jateng, Jumat (18/12/2015).
Terlebih lagi, lanjutnya, dari hasil kajian atau penelitian, minuman berkemasan botol kaca tersebut lebih ramah terhadap lingkungan dan yang menjadi alasan utama adalah perusahaan yang telah berdiri sejak 1974 itu ingin selalu menjadi pelopor, bukan pengekor dalam memproduksi berbagai produk minuman.
"Dari sisi inovasi, pengembangan produk tentu ada. Tetapi tidak jauh-jauh dari produk unggulan kami. Misal dari pengembangan Teh Botol Sosro original, kini sudah ada dua varian baru yakni Teh Botol Sosro Less Sugar Low Calorie dan Green Tea. Itu dikemas di botol plastik Polyethylene Etilen Terephalate (PET) 450 ml dan kotak 250 ml," jelasnya.
Menurutnya, dalam hal penjualan hingga saat ini pun masih mendominasi atau sekitar 75 persen dari total produk yang dijual atau dari pangsa pasar domestik (Indonesia).
Sedangkan di urutan kedua adalah Fruit Tea Sosro. Produk terbaru atau yang baru dikenalkan kepada konsumen adalah Creso, minuman soda atau carbonated soft drink dalam kemasan botol plastik PET 400 ml.
Untuk wilayah Jawa Tengah, rata-rata produk Teh Botol Sosro terjual sekitar 350.000 krat per bulan sepanjang 2015 ini. Satu krat berisi 24 botol. Itu tersebar di 13 kantor cabang penjualan di Jawa Tengah.
"Produksi di Pabrik Jalan Semarang-Bawen Km 28 Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang bisa mencapai 36.000 botol per jam," tambah General Manager PT Sinar Sosro Kantor Penjualan Jawa Tengah Wardojo Setjohartojo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mau-kunjungi-pabrik-dan-saksikan-proses-produksi-teh-botol-sosro-begini-caranya_20151215_160743.jpg)