SMAN 2 Semarang Gelar Pameran Lukisan Karya Siswa
Di depan aula tampak juga beberapa siswa yang melakukan live painting baik di media kanvas, hingga dinding multiplek
Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan lampion menghiasi SMAN 2 Semarang dari tempat parkir hingga aula seolah menuntun pengunjung menuju sebuah pertunjukan maha karya yang telah lama dinanti.
Malam ini, Selasa (18/12/2015) sekolah yang terletak di Jalan Sendangguwo Baru no 1 Pedurungan itu memang tak sesepi biasanya.
Siswa yang tergabung dalam Kumpulan Anak Seni Smanda (Kuas) sedang memiliki pekerjaan besar pameran lukisan perdana yang pernah mereka selenggarakan di sekolah.
Di depan aula tampak juga beberapa siswa yang melakukan live painting baik di media kanvas, hingga dinding multiplek.
Guru pendamping Kuas, Agus Budi Santoso menjelaskan pameran itu sudah direncanakan sejak dua tahun lalu.
"Banyak kendala yang dihadapi hingga akhirnya harus mundur dan sekarang baru bisa dilaksanakan, salah satunya adalah dana," terangnya.
Menurutnya pameran itu bisa terlaksana dengan dana yang benar-benar murni dari kerja para siswa-siswinya.
"Anak-anak rela berjualan makanan ringan, mencari sponsor, mengumpulkan dana sedikit demi sedikit untuk sebuah apresiasi seni semacam ini," imbuh Agus yang juga guru Seni Rupa tersebut.
Setelah acara bisa terlaksana ia juga mengundang tamu dari berbagai sekolah lain untuk ikut mengapresiasi dan datang tanpa dikenakan tiket masuk. Ia berharap dengan kegiatan semacam ini karya siswa tidak hanya menjadi simpanan di gudang saja.
"Harapannya guru juga semakin menghargai karya siswa, adik kelas juga tahu bahwa karya mereka tidak hanya menjadi pemenuh gudang sekolah saja," terangnya.
Seorang siswi, Kiara Harnowo kagum dengan banyaknya lukisan yang dipamerkan.
"Ada sekitar 70 lukisan yang dipajang dan ternyata ketika ditata seperti ini tampak lebih bagus dari saat hanya dilihat di depan kelas," imbuhnya.
Kiara yang juga salah satu panitia itu menjelaskan sebenarnya ada lebih dari 70 lukisan, namun yang dipajang adalah lukisan-lukisan yang terbaru dari siswa.
Menurutnya, apresiasi semacam ini harus dilakukan setidaknya setahun sekali karena setiap siswa yang mengikuti mata pelajaran seni rupa biasanya juga memiliki lukisan.
"Kalau di pajang gini kan menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa yang melukis, jadi kalau ada tahun depan ingin menyumbang lukisan juga, kemarin masih sibuk dengan kegiatan lain jadi belum sempat melukis, semoga tahun depan ada lagi," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pameran-lukisan_20151218_193641.jpg)