Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Destinasi Purbalingga

Menari Dayak atau Belajar Beternak Bisa Dilakukan di Desa Wisata Ini

Bosan wisata di kota? Cobalah sesekali ke Desa Wisata Panusupan Kabupaten Purbalingga. Suasana alami dan budayanya menjadi magnet utama.

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: rika irawati
tribun jateng/fajar eko nugroho
Wisatawan bermain air di Kedung Pingit Desa Wisata Panusupan Purbalingga. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM - Ingin merasakan kehidupan desa? Cobalah sesekali ke Desa Wisata Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Suasana yang masih alami dan kekayaan seni budaya yang dimiliki membuat desa wisata ini patut menjadi alternatif tempat berlibur.

Suasana sejuk dan pepohonan hijau menjadi penyambut wisatawan yang baru tiba di Desa Panusupan. Sapaan hangat warga yang ditemui saat menyusuri jalan desa juga menjadi ciri khas desa ini.

Tak perlu bingung menentukan destinasi awal. Anda bisa meminta bantuan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ardi Mandala Giri yang mengelola desa wisata ini, untuk membuat perencanaan kegiatan.

Anda yang suka tracking, bisa mencoba paket wisata berburu sunrise dan sunset di puncak bukit Ardi Lawet. Dari puncak bukit ini, Anda memang bisa melihat keindahan matahari terbit dan di kala senja melihat matahari terbenam.

Wisatawan bisa ikut menarik Dayak di Desa Wisata Panusupan <a href='https://jateng.tribunnews.com/tag/purbalingga' title='Purbalingga'>Purbalingga</a>.
Wisatawan bisa ikut menarik Dayak di Desa Wisata Panusupan Purbalingga. (tribun jateng/fajar eko nugroho)

Tracking juga bisa dilakukan jika Anda mengeksplore Curug Pesantren. Menyusuri jalan desa dan jalan setapak sekitar 30 menit dari pusat desa, Anda akan tiba di sebuah air terjun.

Air terjun setinggi lebih dari 20 meter ini cukup jernih dan segar. Anda pasti tak akan betah hanya memandang keindahannya tetapi segera ingin bermain air atau bahkan menceburkan diri di aliran sungai yang ada.

Bermain air di Kedung Pingit juga pilihan lain bagi Anda yang suka wisata air. Selain berair jernih, warga mempercayai, mandi di tempat ini membuat awet muda.

Desa wisata ini juga memiliki tempat wisata religi. Terdapat tempat ziarah yang disebut Ardi Lawet yang merupakan petilasan penyebaran agama Islam yang dilakukan Syech Jambu Karang. "Butuh waktu dua jam berjalan kaki pulang pergi untuk mencapainya. Kalau tak suka jalan jauh, cukup di Regol Ardi Lawet atau pintu gerbangnya," kata Ketua Pokdarwis Ardi Mandala Giri, Yanto Mardi.

Puas menikmati keindahan tempat wisata alami, Anda juga bisa mencoba paket wisata edukasi pertanian, peternakan dan perikanan. Anda bisa merasakan menjadi petani yang tengah menyiapkan lahan sebelum ditanami tanaman lewat cara mencangkul atau bahkan memanen buah salak. "Tentu saja, tergantung musimnya. Yang ingin mencoba merasakan beternak ayam atau menangkap ikan di kolam juga bisa," imbuh Yanto.

Sejumlah wisatawan menikmati sensasi diguyur air terjun di Curug Pesantren, Desa Wisata Panusupan <a href='https://jateng.tribunnews.com/tag/purbalingga' title='Purbalingga'>Purbalingga</a>.
Sejumlah wisatawan menikmati sensasi diguyur air terjun di Curug Pesantren, Desa Wisata Panusupan Purbalingga. (tribun jateng/fajar eko nugroho)

Melihat industri rumahan yang dikerjakan warga setempat juga tak kalah menarik. Sejumlah warga yang tengah membuat gula merah secara alami akan senang menyambut kedatangan Anda yang ingin melihat proses yang berlangsung. Begitu juga para perajin souvenir dari rotan. Syukur-syukur, jika Anda membeli sebagai souvenir atau buah tangan.

“Saya sangat terkesan berwisata di Desa Panusupan ini. Tentu, saya akan menceritakan kepada yang lain agar mereka bisa menikmati juga desa wisata ini,” ujar Jonathan, wisatawan asal Jakarta.

Terkait seni budaya, warga Desa Panusupan memiliki kesenian Rondat, yakni tarian yang dilakukan penari pria yang sudah berumur. Ada juga seni Lengger dan siteran serta Dayak, tarian yang dilakukan anak-anak berpakaian ala manusia hutan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved