Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Saparuh Penduduk Kampung di Pati Ini Jadi TKI Di Korea Selatan

Saparuh Penduduk Kampung di Pati Ini Jadi TKI Di Korea Selatan

Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo
KOMPAS.com/SUKOCO/DOK
Ratusan buruh migrant illegal yang dideportasi pemerintah Malaysia di pelabuhan Tunon Taka Nunukan Jum’a (30 Oktober). Pelanggaran imigrasi masih mendominasi pemulangan buruh migrant illegal. 

Laporan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jateng melaunching Kampung TKI atau sentra TKI purna produktif di dukuh Jongso, desa Wotan, kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Tujuan pembentukan ntuk meningkatkan ekonomi pedesaan agar TKI tidak kembali lagi

"Kecenderungan balik lagi jadi TKI cukup tinggi sekitar 70 persen. Kebanyakan TKI Purna belum bisa memanfaatkan hasil kerjanya. Biasanya untuk kepentjngan konsumtif," ucap kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan TKI, Pujiono pada tribun Jateng, Selasa (22/12/2105).

Ia mengatakan, pemberdayaan terhadap TKI Purna dan keluarganya diharapkan bisa memunculkan menjadi wirausahawan baru di kampung. Jadi, TKI Purna enggan kembali lagi jadi TKI.

Kenapa dukuh Jongso dipilih? Ia menjelaskan dari 950 warga, yang menjadi TKI mencapai 450 orang atau separuhnya. Paling banyak menjadi TKI ke Korea Selatan. Pihaknya memberikan beberapa pelatihan, mulai dari usaha ternak ayam, ikan,usaha konveksi hingga pertanian sejak September lalu.

Sejak saat itu, eks TKI Korea sudah melakukan usaha dan menunjukkan jiwa wirausaha.
"Kampung ini jadi percontohan bagi desa lain, agar memajukan ekonomi pedesaan," ucapnya.

Puji bercerita sempat ada dialog dengan warga. Intinya, warga meminta dukungan pemerintah terhadap usaha TKI Purna di desa itu misalnya infrastrukturnya hingga pembinaan setelah mereka berusaha. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved