PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Bidik 15 Ribu Pelanggan Baru pada 2016
Jumlah pelanggan PDAM Semarang saat ini sudah mencapai 161 ribu..
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menargetkan adanya penambahan pelanggan baru sebanyak 15 ribu sambungan rumah (SR) pada 2016 sebagai langkah perluasan pelayanan air bersih.
"Jumlah pelanggan PDAM Semarang saat ini sudah mencapai 161 ribu SR dengan coverage area atau cakupan wilayah sekitar 64 persen," kata Kepala Subbagian Humas PDAM Tirta Moedal, Joko Purwanto, beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, pada tahun 2015 ada penambahan jumlah pelanggan baru sebanyak 9.134 SR, yang melampaui dari target penambahan pelanggan baru yang telah ditetapkan PDAM. Pada 2015, PDAM menargetkan penambahan pelanggan baru sebanyak 9.000 SR.
Dari jumlah pelanggan baru PDAM tahun 2015 sebanyak 9.134 SR, menurut dia, 3.600 SR berada di wilayah Semarang Timur, sementara sisanya tersebar di berbagai wilayah yang ada di Kota Semarang.
"Jumlah pelanggan baru PDAM untuk tahun ini sebanyak 9.135 SR itu yang sudah terpasang. Sebenarnya masih ada sekitar 1.600 SR yang belum diinstal (dipasang--Red), namun mereka sudah terdaftar," katanya.
Untuk mengejar target jumlah pelanggan baru pada tahun 2016, Joko mengatakan, PDAM akan terus melakukan pembenahan. Satu cara di antaranya meminimalkan tingkat kehilangan air yang sekarang ini berhasil ditekan menjadi 41 persen.
Sebelumnya, kata dia, tingkat kehilangan air PDAM masih 45 persen, tetapi dengan berbagai upaya yang dilakukan berhasil ditekan, seperti reposisi pipa di daerah Pleret Sungai Banjirkanal Barat.
"Kami lakukan juga optimalisasi zona aliran, rehabilitasi jaringan perpipaan di kawasan Semarang Utara, dan perbaikan tekanan air. Khusus perbaikan tekanan air dilakukan dengan membagi tekanan air dari tinggi ke rendah," katanya.
Jadi, lanjut Joko, wilayah yang tekanan airnya terpantau tinggi akan dibagi ke daerah yang tekanan airnya cenderung rendah, bahkan kurang, dan upaya itu cukup efektif dalam menghadapi musim kemarau pada Juni-November 2015.
"Ya, perlu diakui juga kalau aliran air bersih PDAM untuk masyarakat pada bulan-bulan itu tidak cukup baik karena kendala debit dan pasokan air baru dari sumber-sumber air yang memang mengalami penurunan," katanya.
Pada 2016, kata dia, PDAM akan melakukan optimalisasi kapasitas air bersih di Instalasi Pipa Air (IPA) Kudu Semarang sekitar 100 liter/detik sehingga produktivitasnya akan meningkat menjadi 1.050-1.100 liter/detik. (Ant/amp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kamis-ada-gangguan-aliran-air-pdam-meliputi-beberapa-wilayah-ini_20151103_175309.jpg)