Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Inilah Rumah Sakit Terbesar di Karesidenan Pekalongan yang Dibangun di Brebes

Bangunan, direncanakan selesai sampa 300 hari dengan kapasitas 422 tempat tidur.

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Fajar Eko Nugroho
Foto peletakan batu pertama gedung RSUD Brebes yang dihadiri Bupati Brebes Idza Priyanti, Direktur RSUD Brebes dr Oo Suprana dan wakil Rais Suriyah pengurus besar NU PBNU KH Subhan Makmun, ‎Rabu (10/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, BREBES -- Direktur RSUD Brebes dr Oo Suprana mengatakan, pembangunan RSUD menelan dana sebesar Rp 70 miliar ruang rawat inap empat lantai. Bangunan, direncanakan selesai sampa 300 hari dengan kapasitas 422 tempat tidur.

"Bangunan ini nantinya untuk kelas III guna memenuhi kekurangan rawat inap bagi masyarakat miskin," ujar dr Oo Suprana.

Dia menambahkan, tak hanya fasilitas gedung, peralatan medis juga terus dimodernisasi. Bahkan, selama satu tahun terakhir ini alat-alat medis dan kebutuhan dokter spesialis terus ditambah.

Di antaranya, peralatan USG empat dimensi, Fentilator, Laeroskopi dan monitor di ruang ICU serta ruang operasi. Khusus peralatan medis jantung, kini RSUD Brebes mempunyai alat medis yang terbilang paling canggih di wilayah eks karsidenan Pekalongan.

Yakni, Echo Cardiography yang berfungsi sebagai alat untuk memberikan gambaran fungsi kerja jantung. Manfaat alat itu untuk mendeteksi pembesaran jantung, kebocoran sekat-sekat jantung, kondisi otot jantung yang lemah dan adanya tumor.

"Selain itu, kami juga memiliki alat treadmill dan CT scan 16 slice," terangnya.

Lebih lanjut diterangkannya, poli jantung dengan alat medis yang modern itu menjadi layanan unggulan di RSUD Brebes. Untuk itu, dokter spesialis juga dilakukan penambahan personel. Di tahun 2016 ada penambahan 4 dokter spesiali, yang meliputi dokter spesialis jantung, bedah, ortopedi dan dokter spesialis laboratorium.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti sangat bangga karena telah terjadi momentum peningkatan derajat kesehatan masyarakat lewat pembangunan RSUD Brebes. Karena setelah dua tahun pembangunannya sempat tersendat akibat gagal lelang.

"Berkat doa, semangat kerja sama semua pihak, akhirnya pembangunan ini bisa terlaksana," kata Idza Priyanti.

RSUD Brebes kini telah mencapai penilaian Type B, yang artinya akan selanjutnya akan menjadi kewenangan pemerintah propinsi Jawa Tengah. Pembangunan untuk Gedung A ini, merupakan awal dari pembangunan 5 gedung yang akan dilaksanakan secara bertahap.

"Kebutuhan kesehatan masyarakat, sudah sepatutnya dipenuhi apalagi setelah bergulirnya program BPJS sehingga masyarakat harus dilayani secara penuh dan baik," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved