Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wanita yang Merebut Pistol dan Membuat Kabur Empat Perampok Itu Ternyata Adik Mantan Kapolda Jateng

Korban (Nuraini) sangat berani dan kebetulan keluarga polisi juga

Editor: a prianggoro
istimewa
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM- Kepala Kepolisian Sektor Pondok Gede, Komisaris Sukadi menyatakan, ibu rumah tangga yang berhasil menggagalkan aksi kawanan perampok di rumahnya adalah adik Inspektur Jenderal (purn) Edward Aritonang.

Sebelum pensiun, Edward adalah Kapolda Jawa Tengah dan sempat menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri saat berpangkat Brigadir Jenderal.‎

Menurut dia, aksi heroik yang dilakukan oleh Nuraini Rais Aritonang (54) cukup berbahaya, namun patut diacungkan jempol.

"Korban (Nuraini) sangat berani dan kebetulan keluarga polisi juga," ujar Sukadi kepada Warta Kota, Rabu (10/2/2016).

Hingga kini, kata dia, penyidik masih memburu pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

Dalam aksinya, pelaku juga diduga menggunakan senjata api rakitan jenis revolver.

"Pistol yang digunakan pelaku dan motornya sudah dibawa ke kantor untuk penyelidikan," jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini kondisi Bagus Aditya Aritonang (18) sudah mulai membaik pasca terkena serempet peluru yang dilepaskan pelaku.

"Kondisinya sudah sehat dan membaik," singkatnya.

Sebelumnya, Kawanan perampok bersenjata api mengumbar tembakan saat beraksi di Jalan Semeru I Blok E No. 10, Perumahan Pondok Cikunir Indah, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Selasa (9/2/2016) malam.

Beruntung, usaha pelaku menggasak sepeda motor korban, Kawasaki Ninja bernopol B 3907 KTQ berhasil digagalkan korban.

Kejadian ini menimpa Bagus Aditya Aritonang (18). Perampokan itu berawal saat Bagus hendak memarkirkan motornya ke teras rumah.

Tak disangka, ia dipepet empat pria yang tak dikenalnya menggunakan dua unit motor jenis matik.

Dua pria lalu turun dari motor dan memaksa pelaku menyerahkan motornya, sementara dua pelaku bersiaga di motor lainnya.

Tak terima dirampas, kemudian Bagus berusaha melawan.

Salah satu pelaku yang jengkel, rupanya mengumbar tembakan sebanyak lima kali agar Bagus mau menyerahkan motornya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved