Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hotel Club Bali Roboh

Dua Orang di Dalam Hotel Club Bali yang Ditimbun Longsor Berhasil Diselamatkan

Longsor itu disebut berasal dari tebing setinggi 40 meter, yang langsung menghancurkan bangunan lantai atas dan menimpa lobi hotel di lantai bawah.

Editor: rustam aji
KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
Petugas dari Basarnas saat melakukan evakuasi terhadap korban longsoran di reruntuhan hotel Club Bali, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (9/3/2016). (Dokumentasi Basarnas) 

TRIBUNJATENG.COM, BOGOR - Hotel Club Bali yang berada di Komplek Real Estate Kota Bunga Cipanas, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, rubuh setelah tertimpa longsor, Rabu (9/3/2016) dini hari.

Longsor itu disebut berasal dari tebing setinggi 40 meter, yang langsung menghancurkan bangunan lantai atas dan menimpa lobi hotel di lantai bawah.

Peristiwa tersebut menyebabkan seluruh penghuni hotel yang berjumlah kurang lebih 10 orang ikut tertimbun longsor.

Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur kawasan Cianjur.

Akibatnya, tebing tinggi yang berada di depan hotel mengalami longsor dan menghantam bangunan berlantai tiga itu.

"Kami belum dapat memastikan apakah ada korban yang tewas dalam peristiwa itu," kata Asep, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/3/2016) malam.

Asep menambahkan, petugas sebelumnya sudah berhasil mengevakuasi dua korban atas nama Tasya (6) dan Dewi (20).

Asep memastikan keduannya selamat dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

"Dari 10 korban, dua orang berhasil kami evakuasi dan selamat. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri," kata dia.

"Sementara, masih ada lima orang lagi yang masih tertimbun dan belum bisa kami evakuasi," kata dia lagi.

Dihentikan

Proses evakuasi korban insiden tanah longsor yang menerjang bangunan Hotel Club Bali di Kota Bunga, Desa Batu Lawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa dihentikan.

Hujan lebat yang mengguyur lokasi kejadian sejak sore tadi menghambat proses pencarian korban.

"Untuk sementara dihentikan sehubungan tadi pukul 17.00 WIB hujan deras dikhawatirkan ada longsor susulan," kata Kepala Seksi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat Harsono saat dihubungi via telepon selular, Rabu (9/3/2016).

"Kondisi tanah di TKP itu masih labil masih berpotensi ada longsor susulan," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved