Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pangdam IV Diponegoro Ingatkan Satgas Yonif 408/SBH Tidak Bawa Bedil ke Rumah Saat Cuti

Saya berharap kalian dapat menjadi contoh bagi para prajurit Kodam IV Diponegoro dengan senantiasa berpegang teguh pada jati diri TNI

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rustam aji
tribun jateng/Khoirul Muzakki
Pangdam memeriksa anggotanya saat upacara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Jaswandi memimpin langsung upacara penerimaan Satgas Yonif 408/SBH dari tugas operasi pengamanan daerah rawan Maluku/Maluku Utara di pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Dalam amanatnya, Panglima Kodam (Pangdam) memberikan apresiasi kepada Satgas yang telah melaksanakan tugas sesuai target di daerah rawan.

"Saya berharap kalian dapat menjadi contoh bagi para prajurit Kodam IV Diponegoro dengan senantiasa berpegang teguh pada jati diri TNI,"katanya, Sabtu (19/3/2016).

500 anggota Satgas Yonif 408/SBH tiba di pelabuhan Tanjung Mas sekitar pukul 15.00 dengan menggunakan KRI Teluk Bone. Mereka bertugas selama sembilan bulan di daerah rawan Maluku/Maluku Utara.

Dalam amanatnya, Pangdam berpesan, sebelum melaksanakan cuti, prajurit diminta berkonsolidasi sesuai prosedur, yakni dengan mengecek alat perlengkapan perorangan maupun satuan yang digunakan dalam pelaksanaan tugas operasi.

Pangdam mengingatkan, senjata dan amunisi merupakan prioritas dalam pengecekan . Sehingga, ia mewanti-wanti, jangan sampai ada prajurit yang membawa senjata, amunisi, maupun bahan peledak ke rumah masing-masing dalam masa cuti operasi.

"Setelah kembali dari cuti, kalian harus segera mempersiapkan diri untuj melaksanakan tugas di satuan agar profesionalisme prajurit terjaga," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved