Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Baasyir Tak Satu Blok dengan Terpidana Mafia Pajak Gayus Tambunan

Narapidana Abu Bakar Baasyir satu lapas dengan narapidana kasus korupsi, Gayus Tambunan, namun beda blok.

Editor: tri_mulyono
Istimewa
Sebuah foto yang diterima TribunnewsBogor.com memperlihatkan suasana di dalam Lapas Kelas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor ketika terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir tiba di tempat ini, Sabtu (16/4/2016) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, BOGOR - Narapidana Abu Bakar Baasyir satu lapas dengan narapidana kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Menggunakan kendaraan barakuda dan pengawalan ketat, Ustaz Abu sapaan akrab dari Abu Bakar Baasyir tiba di Lapas Gunungsindur pukul 12.05 WIB.

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, 17 Agustus 1938 ini, dipindahkan dari Lapas Nusakambangan menaiki pesawat terbang dari Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, dan mendarat di pangkalan udara Pondok Cabe, Tangerang. Belum jelas dimana mantan pimpinan Majelis Mujahidin ini, akan ditempatkan.

Namun, menurut Kepala Divisi Permasyarakatan Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, Agus Toyib, Baasyir tidak akan ditempatkan satu blok dengan dua terpidana tersebut.

Meski tidak satu blok, namun jarak antar blok di lapas tersebut berdekatan. "Yah tidak lah, ada blok yang sudah kami siapkan," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Sabtu (16/4/2016).

Dengan adanya tambahan narapidana yang menjadi sorotan mata dunia ini, maka, menurut Agus, pengamanan pun dilakukan secara super maksimal.

"Penjagaan itu banyak di dalam, tidak seperti yang dilihat diluar itu," ujarnya.

Melihat riwayat dari dua lapas di Kota dan Kabupaten Bogor yang dalam kurun waktu dua bulan ini telah dibobol oleh narapidananya, Agus meyakini bahwa pengamanan di lapas ini berbeda jauh.

"Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami, tapi bukan berarti kami tidak melakukan upaya," katanya. Sebab lokasi Gunungsindur ini berada di tengah pemukiman warga.

Malah, akses jalan menuju ke sebuah kampung juga melintas di area lapas ini.

"Oh tidak lah, sama sekali tidak mengganggu, banyak juga kan lapas lain yang lokasinya seperti ini, aktivitas para tahanan juga kan di dalam," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved