Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Ngeri! COD HP Berujung Maut, Pemuda Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk dan Tembak

Kasus dugaan kejahatan saat transaksi cash on delivery (COD) kembali memakan korban jiwa.

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
Olah TKP di lokasi pembunuhan di wilayah Sumedang Utara, Sumedang, Jabar, Minggu (22/2/2026). DOK. POLRES SUMEDANG 

Ringkasan Berita:
  • Pemuda di Sumedang tewas saat hendak melakukan transaksi COD handphone.
  • Korban mengalami luka tusuk dan tembakan airsoft gun di bagian kepala.
  • Polisi masih memburu pelaku dan telah memeriksa sejumlah saksi.

 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus dugaan kejahatan saat transaksi cash on delivery (COD) kembali memakan korban jiwa.

Seorang pemuda bernama Juanda (23), warga Dusun Dandeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Minggu (22/2/2026).

Korban diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat hendak menjual handphone melalui sistem COD di wilayah Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB di lokasi kejadian dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopriansah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga menjadi sasaran aksi pencurian dengan kekerasan saat hendak melakukan transaksi jual beli handphone secara langsung, atau COD," ujar Tanwin kepada Kompas.com, Minggu sore.

Baca juga: Ngeri! Balita 1,3 Tahun Dibawa Mendaki Gunung Ungaran Semarang, Berakhir Hipotermia di Puncak

 

Luka Tusuk dan Tembakan Airsoft Gun

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengungkap bahwa korban mengalami beberapa luka tusuk, termasuk di bagian dada kiri.

Selain itu, ditemukan pula luka di kepala akibat tembakan.

"Proyektil dari tembakan tersebut masih menempel di bagian kepala korban.

 Selain melakukan penusukan, pelaku menggunakan senjata airsoft gun dalam melancarkan aksinya," tutur Tanwin.

Polisi menyebut korban meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah dari luka yang dideritanya.

 

Berpamitan Usai Sahur, Berakhir Tragis

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat berpamitan kepada istrinya pada pagi hari setelah sahur untuk melakukan transaksi penjualan handphone secara langsung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved