Dukung PSIS Saat Lawan Persipur, Suporter Bakal Gunakan Truk ke Purwodadi
Dalam perkembangannya Panser Biru mendapat jatah kuota tambahan menjadi 1.500 kursi di tribun barat Stadion Krida Bakti.
Penulis: m alfi mahsun | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua suporter fanatik PSIS Semarang, Panser Biru dan Semarang Extrem sejak Jumat (29/4/2016) terus sosialisasikan kesepakatan antara Panpel laga Persipur lawan PSIS dan Polres Grobogan terkait kedatangan pendukung Mahesa Jenar di Stadion Krida Bakti, Minggu (1/5/2016) sore. Satu di antaranya, kelompok suporter akan diberangkatkan secara kolektif dari Semarang dan dilarang menggunakan kendaraan pribadi untuk dukung M. Yunus dkk bertanding.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum DPP Panser Biru, Kepareng dalam beberapa hari terakhir pada anggotanya melalui media sosial Facebook, Twitter, maupun edaran resmi ke kordinator wilayahnya. Panser Biru mendapatkan kuota 1.000 tempat duduk di Stadion Krida Bakti dan akan mengerahkan 10 truk untuk membawa anggota Panser Biru ke Purwodadi dari Depan Gedung Indosat jalan Pandanaran.
"Kami telah umumkan kesepakatan pihak Semarang (manajemen dan suporter) dengan pihak panpel di Purwodadi dan Polres Grobogan terkait dukungan suporter di laga away PSIS. Kami siap berkoordinasi dengan anggota untuk berangkat dengan truk secara kolektif dan dikawal polisi hingga Stadion Krida Bakti," ujar pria yang akrab disapa Wareng itu.
Dalam perkembangannya Panser Biru mendapat jatah kuota tambahan menjadi 1.500 kursi di tribun barat Stadion Krida Bakti. Wareng pun menambah lima truk lagi untuk membawa anggotanya datang dilaga perdana PSIS di Grup 4 Indonesia Soccer Championship.
"Kami berangkat kolektif juga karena adanya penolakan tertulis dari warga Kecamatan Godong dengan adanya suporter Semarang yang melintas. Jadi kemungkinan besar rombongan yang dikawal polisi Minggu pagi tidak akan lewat di Kecamatan Godong" imbuh Wareng.
Dia juga mengimbau agar suporter tidak bertindak anarkis dan melakukan hal positif saat dukung PSIS maupun dalam perjalanan berangkat dan pulang.
"Panser Biru secara kolektif setuju dengan kesepakatan ini sebab Polres Grobogan akan melakukan sweeping dan melarang suporter yang nekat menggunakan kendaraan pribadi di beberapa titik jalan raya seperti di Tegowanu, Godong, dan Simpanglima Purwodadi," lanjut Wareng.
Pihak Panser Biru juga berkoordinasi pada dua suporter Persipur, Garas dan Spink agar dalam laga tersebut kondusifitas di luar pertandingan tetap terjaga.
Sementara itu Snex rencana start menggunakan truk dari Stadion Citarum. Mereka mendapat kuota sebanyak seribu orang.
Stadion Krida Bakti tak mempunyai tribun di belakang gawang di area selatan dan utara. Pendukung Persipur nantinya berada di tribun timur stadion ini saat laga Laskar Petir melawan PSIS Minggu sore. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengurus-panser-biru-berangkat-ke-solo-untuk-berjaga-jaga_20150730_115952.jpg)