Proyek Revitalisasi Terminal Tamansari Salatiga Ditunda, Ini Alasannya
Proyek Revitalisasi Terminal Tamansari Salatiga Ditunda, Ini Alasannya
Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dapat dipastikan gagal, proyek revitalisasi Terminal Tamansari Kota Salatiga yang seyogyanya dilaksanakan tahun ini melalui alokasi APBD Kota Salatiga 2016 sebesar Rp 9,3 miliar. Hal itu kembali dipertegas Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dishubkombudpar) Kota Salatiga Ady Suprapto, Senin (2/5/2016).
Kepada Tribun Jateng, kepastian belum bisa dilaksanakan proyek tersebut termasuk pula alasannya pun telah disampaikan kepada Wali Kota Salatiga Yuliyanto. Alasan utama yang menjadi akibat revitalisasi terminal angkutan kota (angkota) tersebut yakni ada kesalahan dalam perencanaannya.
“Sebenarnya kami sudah melangkah, termasuk sudah berkoordinasi dengan Polres Salatiga maupun Kejaksaan Negeri Salatiga berkait dukungan pendampingan untuk proyek tersebut. Tetapi saat hendak dieksekusi, dihitung ke tiap pos yang diperlukan ternyata terdapat kekurangan atau ada yang belum masuk ke pos anggaran,” kata Ady.
Menurutnya, pos yang dimaksud itu yakni belum masuknya pos anggaran khusus untuk relokasi lokasi sementara baik terminal angkutan maupun para pedagang yang berada di Terminal Tamansari Salatiga. Dan setelah dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum, termasuk pula dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kota Salatiga, terpaksa harus ditunda.
“Sebenarnya, dari alokasi Rp 9,3 miliar, kami ada sisa sekitar Rp 300 juta. Itu sebenarnya cukup untuk pembuatan lokasi sementara khususnya untuk para pedagang. Tetapi setelah dicermati kembali regulasinya, ternyata harus disendirikan dan tidak bisa disatukan ke dalam satu paket. Karena itu, mau tidak mau harus ditunda dan akan diluncurkan kembali pada 2017 mendatang,” ungkapnya.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan, telah memperoleh laporan tersebut, termasuk pula di saat pertemuan dengan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) berkait percepatan pembangunan di Kota Salatiga. Dalam laporannya, Dishubkombudpar mengutarakan alasan-alasan menundaan proyek tersebut.
“Sudah tersampaikan dan sudah kami beri penegasan. Agar kesiapan lebih matang dalam usaha merevitalisasi Terminal Tamansari itu, Dishubkombudpar Kota Salatiga serta Disperindagkop dan UMKM Kota Salatiga untuk tetap terus bekerja. Untuk tahun ini, fokus pada tahapan sosialisasi relokasi baik kepada awak angkuta maupun pedagang. Sehingga 2017 secara nyata tidak ada hambatan lagi,” paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/walikota-salatiga-apresiasi-siswa-breprestasi_20160502_170354.jpg)