Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Waspada! Kemarau di Kendal Tahun Ini Diprediksi Lebih Panas dan Panjang

Musim kemarau di Kabupaten Kendal diprediksi akan terjadi mulai Mei, dengan puncaknya sekitar bulan Agustus 2026.

TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
MUSIM KEMARAU - Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo memaparkan kondisi cuaca di Kendal, Selasa (21/4/2026). Saat musim kemarau tiba pada Mei - Agustus, BPBD menyiapkan 100 tangki air bersih untuk kebutuhan warga. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Musim kemarau di Kabupaten Kendal diprediksi akan terjadi mulai Mei, dengan puncaknya sekitar bulan Agustus 2026.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan, dalam rentan waktu tersebut sejumlah wilayah di Kendal berpotensi dilanda kekeringan.

Menurut Iwan, kekeringan biasanya melanda wilayah Kendal bagian atas serta wilayah Kecamatan Ringinarum.

Baca juga: Musim Kemarau 2026 Segera Datang, 7 Daerah di Jateng Ini Berpotensi Mengalami Kekeringan Panjang

Adapun Kendal bagian Pantura mayoritas masih aman dari kekeringan.

"Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, untuk kekeringan rata-rata terjadi di Kendal bagian atas, seperti di Kecamatan Patean dan sekitarnya. Untuk Kendal kota aman," katanya, Selasa (21/4/2026).

Iwan menerangkan, tahun ini kekeringan berpotensi lebih parah akibat dampak dari fenomena El Nino Godzilla. 

Hal ini membuat pemanasan suhu permukaan Samudra Pasifik bagian tengah dan timur dengan skala jauh lebih besar daripada El Nino biasa.

"Diprediksi menyebabkan musim kemarau yang lebih panas, panjang, dan kering," imbuhnya.

Sebagai langkah mitigasi, pihaknya telah menyiapkan 100 tangki air yang akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Iwan menuturkan kapasitas satu tangki bisa memuat 5 ribu liter air bersih yang bisa digunakan warga untuk keperluan sehari-hari.

"Kita ketersediaan armada ada 3 truk tangki, ada yang 5 ribu liter sama 4 ribu liter yang siap memasok kebutuhan air warga saat kekeringan," paparnya.

Iwan mengatakan saat ini Kendal dilanda musim Pancaroba. Pada fase ini, kondisi cuaca cenderung tak menentu, ditandai dengan perubahan cepat antara cuaca panas terik saat siang hari.

Kemudian hujan turun secara tiba-tiba saat sore maupun malam hari.

"Di Kendal saat ini kalau siang panas, dilanjut malamnya sering hujan," katanya.

Iwan menambahkan kondisi ini masih akan berlangsung hingga akhir April sebelum berganti menjadi kemarau mulai Mei hingga Agustus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved